Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.)) Edamame pada Beberapa Dosis Fungi Mikoriza Arbuskular di Ultisol

Molicha, Ceysa Nabila (2026) Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.)) Edamame pada Beberapa Dosis Fungi Mikoriza Arbuskular di Ultisol. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (131kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (175kB)
[img] Text (Bab V Kesimpulan)
BAB V KESIMPULAN SARAN.pdf - Published Version

Download (78kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (217kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
FULL SKRIPSI _compressed.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (689kB) | Request a copy

Abstract

Edamame merupakan kedelai yang dipanen muda saat polong masih berwarna hijau segar dan berasal dari Jepang. Edamame memiliki nilai jual lebih tinggi dibanding kedelai biasa dan permintaan pasar global yang tinggi. Peningkatan nilai ekspor dapat dilakukan dengan meningkatkan produksi dan produktivitas edamame dalam negeri diantaranya menggunakan varietas unggul (Ryoko). Salah satu upaya dalam memperbaiki tanah ultisol yang rendah kandungan haranya adalah dengan memanfaatkan agen hayati seperti Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dengan dosis tertentu. Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan dosis FMA terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Edamame di Ultisol. Percobaan ini telah dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2025 di Kebun Percobaan dan di Laboratorium Fisologi Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan dosis FMA, yang terdiri atas 5 taraf perlakuan (20, 25, 30, 35 dan 40 g/tanaman) yang diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 20 satuan percobaan. Jika F hitung perlakuan lebih besar dari F tabel 5% maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis FMA 30 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil edamame.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Nurwanita Ekasari Putri, SP, M.Si; Dr. Armansyah, SP., MP
Uncontrolled Keywords: Agen Hayati; Kolonisasi; Polong; Produksi; Ryoko
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 09 Apr 2026 02:48
Last Modified: 09 Apr 2026 02:48
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522390

Actions (login required)

View Item View Item