Marsa, Athaya Putra (2026) Penjadwalan Pemeliharaan Mesin Slitting Line pada Lini Produksi Pipa Baja di PT Kunango Jantan. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (247kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (206kB) |
|
|
Text (Penutup)
Penutup.pdf - Published Version Download (76kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (316kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang jadwal preventive maintenance pada mesin slitting line di PT Kunango Jantan sebagai usulan penggantian yang optimal dalam proses produksi pipa baja untuk membuat tiang listrik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penerapan penjadwalan preventive maintenance, Logic Tree Analysis (LTA) dan analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE), penentuan distribusi kegagalan menggunakan uji kecocokan distribusi, serta model age replacement untuk menentukan interval penggantian yang optimal. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi langsung, dan wawancara dengan personel terkait. Perhitungan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) lini produksi pipa baja dilakukan berdasarkan data historis kerusakan sepanjang tahun 2024 dan data yang telah diperoleh. Selanjutnya, faktor yang paling mempengaruhi efektivitas proses produksi diidentifikasi menggunakan Logic Tree Analysis (LTA). Penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi mesin yang kritis, merumuskan strategi pemeliharaan yang terstruktur, serta menghasilkan jadwal preventive maintenance yang mampu menekan potensi kerusakan mendadak. Dengan adanya jadwal tersebut, perusahaan diharapkan dapat mengurangi waktu downtime dan menjaga kesinambungan proses produksi secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas proses produksi mesin slitting line pada tahun 2024 adalah 54%. Nilai itu dibawah standar world class manufacturing yaitu 85%. Hasil identifikasi menunjukkan yang menyebabkan rendahnya nilai efektifitas proses produksi dari mesin slitting line adalah downtime yang tinggi. Mesin slitting line dibagi menjadi 4 kategori komponen. Hasil Logic Tree Analysis kategori komponen yang sangat berdampak adalah sistem hidrolik dan komponen mekanis dengan downtime yaitu 95 jam 49 menit dan 122 jam 40 menit. Selain itu, hasil Logic Tree Analysis mengidentifikasi bahwa sistem hidrolik dan komponen mekanis strategi pemeliharaan yang cocok adalah preventive maintenance sedangkan, komponen kelistrikan & kontrol dan komponen sambungan & pendukung strategi pemeliharaan yang cocok tetap menggunakan corrective maintenance. Selanjutnya, dilakukan penjadwalan penggantian dan inspeksi untuk sistem hidrolik dan komponen mekanis. Setelah dilakukan dilakukan, didapatkan interval penggantian dan inspeksi sistem hidrolik 80 jam dan 115,9 jam tetapi, karena interval inspeksi lebih tinggi sehingga digunakan 80 jam sebagai interval penggantian dan inspeksi. Sedangkan komponen mekanis didapatkan 560 jam untuk interval penggantian dan 180,2 jam untuk interval inspeksi. Setelah itu, dilakukan gantt chart untuk penjadwalan dan menghasilkan frekuensi penggantian dan inspeksi sistem hidrolik per tahun adalah 27 kali sedangkan, komponen mekanis frekuensi penggantian per tahun 3 kali dan frekuensi inspeksi per tahun 12 kali
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Henmaidi, S.T., M.Sc., Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | Downtime; OEE; Slitting line; Preventive; Maintenance |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | S1 Teknik Industri |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 07:59 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 07:59 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522240 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric