Perbandingan Hasil Pemeriksaan Real-Time Polymerase Chain Reaction Dengan Sampel Feses Dan Sampel Sputum Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Paru

Dinata, Edine Syafrawi (2026) Perbandingan Hasil Pemeriksaan Real-Time Polymerase Chain Reaction Dengan Sampel Feses Dan Sampel Sputum Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Paru. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Text (Cover dan Abstrak).pdf - Published Version

Download (319kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Text (Bab 1 Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (292kB)
[img] Text (Bab 7 Penutup)
Text (Bab 7 Penutup).pdf - Published Version

Download (263kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (Skripsi full text)
Text (Skripsi Full Text).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat global, khususnya di negara-negara dengan beban kasus tinggi seperti Indonesia. Oleh karena itu, upaya penegakan diagnosis yang cepat dan akurat sangat penting dalam pengendalian penyakit ini. Diagnosis TB paru secara bakteriologis umumnya menggunakan sputum sebagai spesimen utama. Namun, tidak semua pasien mampu menghasilkan sputum yang adekuat, terutama pada anak, lansia, pasien dengan HIV/AIDS, serta pasien dengan TB subklinis yang belum menunjukkan gejala respirasi yang jelas. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan keterlambatan diagnosis dan meningkatkan risiko penularan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pemeriksaan Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) pada sampel sputum dan feses dari pasien yang diduga menderita tuberkulosis paru. Penelitian dilakukan dengan pendekatan analitik komparatif menggunakan desain cross-sectional. Jumlah subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 32 orang. Data yang dianalisis merupakan data primer yang diperoleh secara langsung dari hasil pemeriksaan laboratorium. Tingkat kesesuaian antara hasil pemeriksaan dianalisis menggunakan uji Kappa. Hasil analisis menunjukkan adanya tingkat kesesuaian yang kuat antara pemeriksaan RT-PCR menggunakan sampel sputum dan feses. Meskipun demikian, proporsi hasil positif pada sampel feses lebih rendah dibandingkan dengan sputum. Kesimpulan dari penelitian adalah Sampel feses berpotensi digunakan sebagai spesimen alternatif dalam diagnosis TB paru, namun diperlukan penelitian lanjutan untuk memperkuat temuan ini.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Hirowati Ali, Ph.D; Dr. dr. Netti Suharti, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Tuberkulosis paru; Mycobacterium tuberculosis; Real-Time PCR; Sampel feses; Sampel Sputum; Diagnosis molekuler
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 09 Apr 2026 07:56
Last Modified: 09 Apr 2026 07:56
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522211

Actions (login required)

View Item View Item