Kajian Penggunaan Obat pada Pasien Gagal Jantung Kongestif di Rumah Sakit Universitas Andalas

Survi, Azzahra (2026) Kajian Penggunaan Obat pada Pasien Gagal Jantung Kongestif di Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (437kB)
[img] Text (BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version

Download (259kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (205kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (241kB)
[img] Text (Skripsi)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Gagal jantung kongestif adalah kondisi dimana otot jantung tidak mampu memompa darah secara efektif untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan metabolisme tubuh. Pada pasien gagal jantung kongestif umumnya mengalami komplikasi dan penurunan fungsi organ sehingga membutuhkan beberapa obat yang dipakai bersamaan yang memiliki potensi terjadinya Drug Related Problems (DRPs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosiodemografi, karakteristik klinis, pola pengobatan, mengidentifikasi kejadian DRPs, dan perbedaan kejadian DRPs dengan kondisi pulang pasien. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan pengumpulan data secara retrospektif dari rekam medis. Subjek penelitian adalah pasien pasien gagal jantung kongestif di Rumah Sakit Universitas Andalas periode 2024-2025 sebanyak 54 pasien. Kejadian DRPs dianalisis secara deskriptif sedangkan perbedaan kejadian DRPs dengan kondisi pulang dianalisis dengan Chi Square Test. Data diperoleh bahwa pasien terbanyak yaitu pasien perempuan (57,4%), usia manula (46,3%), pendidikan SMA (51,9%), pekerjaan ibu rumah tangga (51,9%), dan penyakit penyerta diabetes melitus tipe 2 (19,1%). Penggunaan obat didominasi oleh Furosemid (21,4%), Bisoprolol (17,5%) dan Candesartan (16,7%). Hasil penelitian menunjukkan dari 54 pasien terdapat 44 pasien yang mengalami DRPs (81,5%) dan 10 pasien tidak mengalami DRPs (18,5%). Kategori DRPs indikasi tanpa terapi 33 pasien (43,4%), interaksi obat 25 pasien (32,9%) dan terapi tanpa indikasi 18 pasien (23,7%). Hasil analisis statistik menggunakan Chi Square Test menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kejadian DRPs dengan kondisi pulang pasien pada pasien gagal jantung kongestif di Rumah Sakit Universitas Andalas (p value > 0,05).

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: apt. Dedy Almasdy, M. Si, Ph. D (Clin Pharm) ; apt. Yelly Oktavia Sari, M. Pharm, Ph. D
Uncontrolled Keywords: Drug Related Problems ; Gagal Jantung Kongestif ; Kondisi Pulang
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 06 Apr 2026 04:30
Last Modified: 06 Apr 2026 04:30
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522166

Actions (login required)

View Item View Item