Nazhifah, Hadhanatul (2026) Kajian Penggunaan Obat Antiemetik pada Pasien Kanker Payudara yang Mendapatkan Kemoterapi di Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (370kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (174kB) |
|
|
Text (04. DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (317kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kemoterapi pada pasien kanker payudara sering menimbulkan efek samping berupa mual dan muntah yang dapat menurunkan kenyamanan serta kualitas hidup pasien. Pemberian antiemetik sebagai premedikasi sebelum kemoterapi merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan efek samping tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesesuaian terapi dan dosis antiemetik berdasarkan guideline terapi antiemetik MASCC/ESMO tahun 2023 serta menganalisis keefektifan penggunaan antiemetik berdasarkan kejadian emesis pada pasien kanker payudara yang mendapatkan kemoterapi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional menggunakan metode pengumpulan data retrospektif. Data yang dikumpulkan berupa catatan rekam medis pasien kanker payudara yang mendapatkan kemoterapi di Rumah Sakit Universitas Andalas pada tahun 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 49 pasien dengan 210 siklus kemoterapi. Data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 25.0 dengan uji statistik Chi-Square untuk melihat perbedaan signifikan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien terbanyak, yaitu pasien perempuan (100%), usia lansia awal (34.7%), pendidikan SMA (34.7%), pekerjaan IRT (71.4%), serta karakteristik klinis pasien yang meliputi posisi tumor pada payudara kiri (51%), dan regimen kemoterapi AC (Doxorubicin+Cyclophosphamide) sebesar 48.1% dengan kejadian emesis 23.8%. Kesesuaian terapi antiemetik berdasarkan guideline terapi antiemetik MASCC/ESMO tahun 2023 sebesar 16.2%, kesesuaian dosis dexamethason (31.3%) dan dosis ondansetron (42%). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p value <0.05) antara usia (p value = 0.014) dan kesesuaian terapi antiemetik (p value = 0.016) berdasarkan guideline terapi antiemetik MASCC/ESMO tahun 2023 terhadap keefektifan penggunaan antiemetik berdasarkan kejadian emesis.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Dedy Almasdy, M.Si, Ph.D (Clin Pharm); apt. Yelly Oktavia Sari, M. Pharm, Ph. D |
| Uncontrolled Keywords: | Kanker Payudara; Kemoterapi; Antiemetik; Kejadian Emesis |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 04:29 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 04:29 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522165 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]