Nadira, Putri Salma (2026) Formulasi Transfersom Oleoresin Kencur (Kaempferia galanga L.) untuk Sediaan Krim sebagai Fotoprotektif Kulit dan Anti-Tirosinase. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (131kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (219kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Oleoresin kencur (Kaempferia galanga L.) mengandung komponen utama etil p-metoksisinamat (EPMS) yang berpotensi sebagai agen fotoprotektif dan inhibitor tirosinase dalam pencegahan penuaan dini kulit dengan stabilitas yang lebih baik dibandingkan minyak atsiri. Namun, oleoresin masih rentan terhadap degradasi dan oksidasi sehingga diperlukan sistem penghantaran yang dapat meningkatkan stabilitas dan efektivitasnya, seperti transfersom. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimum transfersom oleoresin kencur berdasarkan karakteristik fisik kemudian diformulasi menjadi sediaan krim yang dievaluasi aktivitas fotoprotektif dan anti-tirosinase sebagai kandidat anti-aging topikal. Oleoresin kencur diperoleh melalui maserasi menggunakan pelarut etanol dengan rasio 1:4. Transfersom diformulasikan dengan metode hidrasi lapis tipis menggunakan soylesitin dan tween 80 serta span 80 sebagai surfaktan dengan variasi rasio. Formula optimum ditentukan berdasarkan persen transmitan serta karakteristik fisik, seperti ukuran partikel, indeks polidispersitas, dan zeta potensial. Selanjutnya diformulasikan ke dalam sediaan krim dan dilakukan evaluasi fisik, uji aktivitas fotoprotektif, dan anti-tirosinase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen oleoresin kencur 9,554% dengan kandungan EPMS 81,28% dan formula optimum transfersom untuk oleoresin kencur 2,5% dan 5% diperoleh pada rasio soylesitin : tween 80 sebesar 79:21 dengan transfersom oleoresin kencur 2,5% memiliki ukuran partikel 129,8 nm, PDI 0,394, dan deformabilitas 0,28 yang lebih baik dibandingkan formula transfersom oleoresin kencur 5%. Krim transfersom oleoresin kencur 5% memiliki aktivitas fotoprotektif dan inhibisi tirosinase yang lebih baik dibandingkan krim transfersom oleoresin kencur 2,5%. Penelitian ini menunjukkan bahwa oleoresin kencur dalam transfersom berpotensi dikembangkan sebagai sediaan krim anti-aging topikal melalui aktivitas fotoprotektif dan inhibisi tirosinase.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Suryati, M. Si, Ph.D ; apt. Deni Noviza, M.Si, Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Oleoresin Kencur; Transfersom; Krim; Fotoprotektif; Anti-Tirosinase |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 07:25 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 07:25 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521942 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric