PENYELESAIAN SENGKETA ANTARA TERTANGGUNG DENGAN PERUSAHAAN ASURANSI DALAM HAL TERJADINYA WANPRESTASI ( Studi Kasus Pada PT. Prudential Life Assurance Padang )

Yulistari, Indah Putri (2012) PENYELESAIAN SENGKETA ANTARA TERTANGGUNG DENGAN PERUSAHAAN ASURANSI DALAM HAL TERJADINYA WANPRESTASI ( Studi Kasus Pada PT. Prudential Life Assurance Padang ). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi Full Text)
OK S1 Hukum 2012 Indah Putri Yulitasari 0810111019.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Perjanjian selalu identik dengan adanya kesepakatan antara kedua belah pihak yang mengadakan perjanjian tersebut, karena perjanjian dimaksudkan untuk memberikan hak dan kewajiban bagi para pihak sehingga maksud dan tujuan dari adanya perjanjian tersebut dapat dilaksanakan dengan baik oleh kedua belah pihak. Begitu juga dengan perjanjian asuransi yang merupakan suatu perjanjian antara pihak penanggung, dalam hal ini perusahaan asuransi, dengan pihak tertanggung yang dalam hal ini adalah orang perorangan atau individu. Perjanjian menghasilkan suatu bentuk ketetapan hak dan kewajiban antara kedua belah pihak, di mana hak dan kewajiban itu mengalami dua kemungkinan, yaitu dapat dilaksanakan dengan baik atau tidak dilaksanakan dengan baik. Ketika para pihak melakukan hal yang tidak sesuai dengan kapasitasnya di dalam perjanjian, maka saat itulah terjadi wanprestasi. Masalah yang akan diteliti dalam skripsi ini adalah bentuk-bentuk wanprestasi yang sering terjadi di dalam masyarakat, serta bagaimana proses penyelesaiannya apabila terjadi sengketa, termasuk akibat hukum yang diterima oleh kedua belah pihak berdasarkan putusan yang ditetapkan. Mengenai proses penelitian, dalam skripsi ini digunakan metode penelitian yuridis sosiologis, yaitu pendekatan masalah melalui penelitian hukum dengan melihat norma hukum yang berlaku serta menghubungkannya dengan fakta yang ada dalam masyarakat yang berkaitan erat dengan permasalahan yang diteliti. Ketika terjadi sengketa wanprestasi dalam perjanjian asuransi, maka alternatif penyelesaian yang digunakan terlebih dahulu adalah melalui musyawarah. Apabila musyawarah tidak menghasilkan keputusan yang dapat disepakati oleh kedua belah pihak, maka dapat digunakan alternatif penyelesaian sengketa seperti mediasi, arbitrase, negosiasi, dan konsiliasi. Pada umumnya, penyelesaian dengan cara tersebut lebih sering digunakan dibandingkan dengan penyelesaian melalui jalur pengadilan. Saat ini telah ada lembaga yang dapat membantu menyelesaikan sengketa asuransi, yaitu Badan Mediasi Asuransi Indonesia yang telah beroperasi sejak akhir tahun 2006. Lembaga ini diharapkan dapat ikut berperan aktif dalam perkembangan asuransi di Indonesia.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Rembrandt, SH. M.Pd.; Wetria Fauzi, SH. MH.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: Pustakawan Marne Dardanellen
Date Deposited: 27 Mar 2026 05:08
Last Modified: 27 Mar 2026 05:08
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521853

Actions (login required)

View Item View Item