PELAKSANAAN PENGALIHAN AHLI WARIS TERTANGGUNG DALAM ASURANSI PENDIDIKAN PADA ASURANSI JIWA BERSAMA (AJB) BUMIPUTERA 1912 CABANG PADANG

MUTIA, ADE (2012) PELAKSANAAN PENGALIHAN AHLI WARIS TERTANGGUNG DALAM ASURANSI PENDIDIKAN PADA ASURANSI JIWA BERSAMA (AJB) BUMIPUTERA 1912 CABANG PADANG. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi Fulltext)
OK S1 Hukum Reguler Mandiri 2012 Ade Mutia 0810113427.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Judul Penelitian Pelaksanaan Pengalihan Ahli Waris pada Program Asuransi Pendidikan Mitra Beasiswa Berencana di AJB Bumiputera 1912 Cabang Padang Latar Belakang Program Asuransi Pendidikan Mitra Beasiswa Berencana adalah produk dari Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, yang memberikan manfaat biaya pendidikan untuk anak tertanggung mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga SMA, dengan jumlah uang yang telah ditentukan. Program ini membantu orang tua atau pemegang polis dalam menjamin pendidikan anaknya. Permasalahan yang muncul adalah terkait pengalihan ahli waris tertanggung dalam polis asuransi pendidikan, serta kendala-kendala yang muncul dalam proses pengalihan tersebut. Permasalahan Penelitian Bagaimana mekanisme pelaksanaan pengalihan ahli waris pada asuransi pendidikan Mitra Beasiswa Berencana? Kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam pengalihan ahli waris tersebut? Metode Penelitian Jenis Penelitian: Yuridis Sosiologis (sosio-legal research) Lokasi Penelitian: AJB Bumiputera 1912 Cabang Padang Pendekatan Analisis: Kualitatif berdasarkan data primer (wawancara dan observasi lapangan) dan data sekunder (dokumen, peraturan, dan referensi hukum). Hasil dan Pembahasan Mekanisme Pengalihan Ahli Waris: Pemegang polis mengajukan permohonan pengalihan ahli waris kepada AJB melalui agen. Permohonan diteruskan ke bagian administrasi cabang AJB. Setelah lengkap, permohonan dilaporkan ke kantor pusat AJB dan disahkan. Hasil disahkan dikembalikan ke cabang, yang kemudian menginformasikan kepada pemegang polis. Kendala yang Dihadapi: Persetujuan ahli waris lama, jika masih hidup, menjadi kendala utama. Beberapa ahli waris enggan menandatangani surat persetujuan, sehingga memperlambat proses pengalihan. Secara umum, proses administrasi dan pengalihan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku. Kesimpulan Pelaksanaan pengalihan ahli waris telah sesuai dengan perjanjian polis dan peraturan perundang-undangan. Proses pengalihan berjalan lancar, kecuali kendala terkait persetujuan ahli waris lama. Saran Diharapkan proses penggantian nama ahli waris baru dapat dilakukan lebih cepat untuk menghindari hambatan administratif atau masalah di masa mendatang. AJB Bumiputera sebaiknya memberikan informasi dan panduan yang jelas bagi pemegang polis tentang prosedur pengalihan ahli waris agar meminimalkan kendala

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Svahrial Razak.SH. MH; Daswirman. SH. MH
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: Mrs Leni Yurnelis
Date Deposited: 27 Mar 2026 01:49
Last Modified: 27 Mar 2026 01:49
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521836

Actions (login required)

View Item View Item