Studi Eksperimental Kapasitas Geser Balok Bentang Pendek Dengan Variasi Jarak Tulangan Geser

YOSTI, MUTIARA PUTRI (2026) Studi Eksperimental Kapasitas Geser Balok Bentang Pendek Dengan Variasi Jarak Tulangan Geser. S2 thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
abstrak.pdf - Published Version

Download (302kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (328kB)
[img] Text (BAB V PENUTUP)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version

Download (241kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (304kB)
[img] Text (TESIS FULL TEXT)
TESIS FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Kegagalan geser merupakan salah satu kegagalan getas pada struktur beton bertulang yang terjadi secara tiba-tiba tanpa deformasi signifikan. Oleh karena itu, kajian mengenai kapasitas geser pada balok beton bertulang menjadi penting, terutama pada balok bentang pendek dengan rasio bentang geser terhadap tinggi efektif (a/d) yang kecil. Balok dengan rasio a/d antara 1 hingga 2,5 umumnya memiliki perilaku geser yang lebih dominan dibandingkan perilaku lentur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi jarak tulangan geser terhadap kapasitas geser balok beton bertulang bentang pendek serta membandingkan hasil pengujian eksperimental dengan analisis menggunakan aplikasi Reinforced Concrete Cross Section Analysis (RCCSA). Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium menggunakan benda uji balok berukuran 1500 × 300 × 125 mm. Variasi penelitian meliputi jumlah tulangan lentur yaitu 2D10, 3D10, dan 5D10, serta variasi jarak tulangan geser berupa tanpa sengkang, 100 mm, dan 150 mm. Pembebanan diberikan secara monotonik dengan dua titik beban terpusat, sedangkan lendutan balok diukur menggunakan Linear Variable Differential Transformer (LVDT). Nilai rasio a/d sebesar 1,85 menunjukkan balok yang diuji termasuk kategori balok bentang pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balok bentang pendek memiliki mekanisme transfer gaya yang lebih dipengaruhi oleh gaya geser. Variasi jarak tulangan geser memengaruhi kapasitas geser serta pola keruntuhan balok. Balok tanpa tulangan geser mengalami kegagalan geser yang ditandai retak diagonal pada daerah geser. Sebaliknya, balok dengan tulangan geser menunjukkan keruntuhan lentur yang lebih daktail dengan lendutan lebih besar sebelum mencapai kondisi ultimit. Analisis menggunakan RCCSA juga menunjukkan kecenderungan kurva beban–lendutan yang sejalan dengan hasil pengujian eksperimental secara umum cukup baik.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. Ir. Ruddy Kurniawan, S.T., M.T; Prof. Dr. Eng. Ir. Rendy Thamrin, S.T., M.T
Uncontrolled Keywords: Kapasitas geser; balok bentang pendek; tulangan geser; dan RCCSA
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > S2 Teknik Sipil
Depositing User: S2 Teknik Sipil
Date Deposited: 27 Mar 2026 07:06
Last Modified: 27 Mar 2026 07:06
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521758

Actions (login required)

View Item View Item