Aulia, Suci (2026) Relasi Makna Hipernim dan Hiponim dalam Koran Kompas Edisi November 2024 : Tinjauan Semantik. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version Download (114kB) |
|
|
Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I (Pendahuluan).pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (Bab IV Penutup)
BAB IV (Penutup).pdf - Published Version Download (82kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (163kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Skripsi Full Suci Aulia.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berfokus pada hipernim dan hiponim yang terdapat dalam koran Kompas edisi November 2024. Hubungan hipernim dan hiponim berperan dalam memahami tingkat kekhususan dan keumuman suatu makna kata. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Apa saja hipernim dan hiponim dalam koran Kompas edisi November 2024? (2) Bagaimanakah hubungan tingkatan hipernim dan hiponim dalam koran Kompas edisi November 2024? Tujuan penelitian ini adalah (1) menjelaskan hipernim dan hiponim yang terdapat dalam koran Kompas edisi November 2024, (2) menjelaskan hubungan tingkatan hipernim dan hiponim dalam koran Kompas edisi November 2024. Dalam penyediaan data digunakan metode simak, dilakukan dengan cara menyimak penggunaan hipernim dan hiponim yang terdapat dalam edisi harian cetak koran Kompas bulan November 2024. Metode ini memiliki teknik dasar, yaitu teknik sadap. Dalam pengumpulan data, digunakan teknik simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutannya adalah teknik catat. Dalam analisis data, digunakan metode agih. Teknik yang digunakan dalam metode ini adalah bagi unsur langsung (BUL), dan teknik lanjutannya adalah teknik perluas. Selanjutnya, dalam penyajian hasil analisis data, digunakan metode penyajian formal dan informal. Berdasarkan analisis data, ditemukan penggunaan hipernim dan hiponim dalam koran Kompas edisi November 2024. Hipernim yang ditemukan di antaranya, penegak hukum, undang-undang, menteri, alat peraga kampanye, kekerasan, sampah, bidang usaha, agama, ras, dan olahraga. Adapun hiponim yang ditemukan di antaranya, kepolisian, UU Pemilu, menteri dikdasmen, baliho, kekerasan seksual, organik, pertanian, Islam, warga berkulit putih, dan sepak bola. Berdasarkan hubungan tingkatan antara hipernim dan hiponim, hipernim berada pada tingkat tertinggi dengan makna yang bersifat generik atau umum yang mencakup beberapa makna yang berada di bawahnya. Sementara itu, hiponim berada pada tingkat bawah dengan makna yang lebih khusus atau spesifik yang tercakup dalam hipernim.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Leni Syafyahya, S.S., M.Hum; Dra. Noviatri, M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | hipernim; hiponim; Kompas; relasi makna; semantik |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Indonesia |
| Depositing User: | S1 Sastra Indonesia |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 02:45 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 02:45 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521548 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric