Potensi Ekstrak Rimpang Jahe Hitam (Kaempferia Parviflora) Sebagai Terapi Kanker Prostat Melalui Mekanisme Penghambatan Ar Dan Akt : Studi In Silico

Arief, Kurniawan (2026) Potensi Ekstrak Rimpang Jahe Hitam (Kaempferia Parviflora) Sebagai Terapi Kanker Prostat Melalui Mekanisme Penghambatan Ar Dan Akt : Studi In Silico. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (509kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (286kB)
[img] Text (BAB 7 Penutup)
BAB 7 Penutup.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (228kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (264kB)
[img] Text (Skripsi Full text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Kanker prostat merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada pria dan sering berkembang menjadi castration-resistant prostate cancer (CRPC) dalam 2–3 tahun setelah androgen deprivation therapy. Jalur persinyalan androgen receptor (AR) dan AKT berperan penting dalam progresi kanker prostat serta memiliki hubungan timbal balik yang menyebabkan inhibisi salah satu jalur dapat meningkatkan aktivasi jalur lainnya. Obat yang tersedia, seperti enzalutamide (inhibitor AR) dan capivasertib (inhibitor AKT), hanya menargetkan satu jalur dan memiliki efek samping yang signifikan ketika digunakan bersamaan. Jahe hitam (Kaempferia parviflora) yang kaya akan flavonoid berpotensi menjadi kandidat terapi yang menargetkan kedua jalur AR dan AKT. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa dari ekstrak rimpang jahe hitam sebagai inhibitor AR dan AKT serta membandingkannya dengan enzalutamide dan capivasertib secara in silico. Sebanyak 35 senyawa diseleksi menggunakan skrining ADME (SwissADME), toksisitas (ProTox 3.0), dan alergenisitas (ChAlPred). Senyawa terpilih dilakukan molecular docking terhadap protein AR dan AKT menggunakan MOE, kemudian diprediksi permeabilitas membrannya menggunakan PerMM. Hasil menunjukkan 29 senyawa memiliki profil farmakokinetik baik serta diprediksi non-toksik dan non-alergen secara in silico. Pada target AR, senyawa 9 (−10,55; −6,8 kkal/mol), 29 (−10,03; −4,0 kkal/mol), dan 30 (−10,49; −6,0 kkal/mol) menunjukkan afinitas lebih baik dibanding enzalutamide (−9,94; −2,0 kkal/mol). Pada target AKT, senyawa 18 (−9,00; −3,8 kkal/mol) dan 29 (−9,15; −4,0 kkal/mol) juga melampaui capivasertib (−8,40; −3,7 kkal/mol). Berdasarkan analisis in silico, senyawa 29 (nobiletin) berpotensi sebagai kandidat terapi kanker prostat melalui penghambatan AR dan AKT secara simultan serta layak ditindaklanjuti pada uji in vitro dan in vivo.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. dr. Aisyah Elliyanti, Sp.KNTM, SubSp.Onk(K), M.Kes
Uncontrolled Keywords: ekstrak jahe hitam; kanker prostat; reseptor androgen; jalur persinyalan AKT; studi in silico
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 12 Mar 2026 07:59
Last Modified: 12 Mar 2026 07:59
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521528

Actions (login required)

View Item View Item