Karakteristik Mikrofibril Selulosa (MFC) dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dengan Variasi Suhu dan Waktu Ultrasonikasi

Azahara, Raissa Alifa (2026) Karakteristik Mikrofibril Selulosa (MFC) dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dengan Variasi Suhu dan Waktu Ultrasonikasi. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (169kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (142kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (31kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04 . Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (180kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Mikrofibril selulosa dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) diperoleh melalui proses ultrasonikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu dan waktu ultrasonikasi terhadap karakteristik mikrofibril selulosa dari TKKS, mendapatkan suhu dan waktu ultrasonikasi terbaik yang menghasilkan rendemen tertinggi dan ukuran mikrofibril selulosa terkecil, serta peningkatan nilai produksi mikrofibril selulosa dari TKKS. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Faktor A : variasi suhu ultrasonikasi (40 ℃, 50 ℃, 60 ℃) dan faktor B : variasi waktu ultrasonikasi (30, 60, 90 menit). Jika hasil menunjukkan adanya pengaruh berbeda nyata interaksi suhu dan waktu ultrasonikasi maka dilanjutkan dengan uji Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5 %. Berdasarkan hasil penelitian variasi suhu dan waktu ultrasonikasi berpengaruh tidak nyata terhadap rendemen mikrofibril selulosa dan kedua faktor menunjukkan perbedaan ukuran mikrofibril selulosa berdasarkan analisis deskriptif terhadap hasil Particle Size Analyzer (PSA). Perlakuan terbaik berdasarkan rendemen dan ukuran partikel (PSA) yaitu perlakuan A2B3 (suhu 50 °C dan waktu 90 menit), dengan rendemen 87,19 % dan ukuran partikel 218,9 nm. Memberikan nilai tambah pada produksi mikrofibril selulosa yaitu sebesar Rp 554.067/kg TKKS dengan rasio nilai tambah yaitu 55,40 %.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Fitriani Kasim, S.TP, M.Si; Prof. Dr. Ir. Santosa, MP
Uncontrolled Keywords: Mikrofibril Selulosa; Nilai Tambah; PSA; TKKS; Ultrasonikasi
Subjects: Q Science > Q Science (General)
S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > S1 Teknologi Industri Pertanian
Depositing User: S1 Teknologi Industri Pertanian
Date Deposited: 11 Mar 2026 07:34
Last Modified: 11 Mar 2026 07:34
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521442

Actions (login required)

View Item View Item