Faktor Risiko Lingkungan Dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (Psn) Pada Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Basung Kabupaten Agam Tahun 2013

Pratama, Kautsario (2014) Faktor Risiko Lingkungan Dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (Psn) Pada Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Basung Kabupaten Agam Tahun 2013. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (fulltext)
S1 Kesehatan Masyarakat 2014 Kautsario Pratama 1210336004.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Tujuan Puskesmas Lubuk Basung merupakan wilayah kerja dengan angka kejadian DBD tertinggi di Kabupaten Agam pada tahun 2013, di mana terjadi kenaikan jumlah kasus sebesar 200% dari tahun sebelumnya. Berdasarkan data tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor risiko lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Basung Kabupaten Agam tahun 2013. Metode Penelitian ini menggunakan desain case control study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Basung dari Januari 2014–Agustus 2014. Sampel terdiri dari 30 kasus dan 30 kontrol dengan matching umur dan jenis kelamin. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data diolah menggunakan analisis case control berpasangan melalui uji Mc Nemar, serta menggunakan Epi Info 7 untuk analisis univariat dan bivariat dengan 95% CI (α = 0,05). Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi faktor risiko lingkungan dan PSN paling banyak ditemukan pada kelompok kasus. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kontainer (OR = 6,0; 95% CI = 1,34–26,80), mobilitas (OR = 4,0; 95% CI = 1,13–14,17), kebersihan kontainer (OR = 5,67; 95% CI = 1,66–19,33), dan praktik 3M (OR = 5,33; 95% CI = 1,55–18,30) dengan kejadian DBD. Sementara itu, keberadaan tanaman hias, kepadatan hunian rumah, dan penggunaan kawat nyamuk tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan Didapatkan empat faktor risiko yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian DBD, yaitu jenis kontainer, mobilitas, kebersihan kontainer, dan praktik 3M.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Defriman Djafri, SKM, MKM, PhD ; dr. Fauziah Elytha, M.Sc
Uncontrolled Keywords: DBD; Faktor Risiko; Lingkungan; PSN; Lubuk Basung
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Zakaria Saputra PKL UIN IB 2026
Date Deposited: 27 Feb 2026 02:46
Last Modified: 27 Feb 2026 02:46
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521138

Actions (login required)

View Item View Item