Penerapan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Atas Lingkungan Hidup Yang Baik Dan Sehat Di Universitas Andalas

Sangkupon, Alex Sander Nst (2026) Penerapan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Atas Lingkungan Hidup Yang Baik Dan Sehat Di Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (89kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version

Download (296kB)
[img] Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (50kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (194kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan instrumen hukum preventif yang bertujuan melindungi masyarakat dari paparan asap rokok serta mewujudkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Universitas Andalas sebagai institusi pendidikan tinggi telah menetapkan Peraturan Rektor Nomor 26 Tahun 2022 tentang Kawasan Tanpa Rokok sebagai bentuk komitmen institusional dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan produktif. Namun demikian, implementasinya masih dihadapkan pada berbagai kendala, baik dari aspek kepatuhan sivitas akademika maupun efektivitas mekanisme pengawasan internal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan KTR di lingkungan Universitas Andalas sebagai bagian dari pemenuhan hak atas lingkungan yang baik dan sehat. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan memadukan analisis normatif terhadap peraturan perundang-undangan dengan temuan empiris melalui observasi lapangan, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada mahasiswa. Analisis dilakukan menggunakan Teori hak atas kesehatan, Teori lingkungan sehat, serta Teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan KTR belum berjalan optimal. Sebagian besar mahasiswa mengetahui keberadaan aturan KTR, namun tingkat kepatuhan masih rendah akibat minimnya sosialisasi, kurangnya fasilitas tempat khusus merokok, lemahnya pengawasan, serta budaya merokok yang masih melekat di lingkungan kampus. Dari sisi pengawasan, mekanisme yang ada belum sepenuhnya efektif karena keterbatasan sumber daya serta belum adanya sanksi tegas yang diterapkan secara konsisten. Di sisi lain, sebagian besar responden mendukung penerapan KTR dan menilai bahwa lingkungan kampus yang bebas asap rokok merupakan bagian dari hak mereka untuk memperoleh lingkungan belajar yang sehat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan KTR di Universitas Andalas masih memerlukan penguatan melalui peningkatan sosialisasi, penyediaan sarana pendukung, penegakan sanksi yang konsisten, serta koordinasi lintas unit dalam pengawasan. Upaya tersebut penting agar KTR tidak hanya menjadi regulasi formal, melainkan benar-benar berfungsi sebagai instrumen perlindungan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat bagi seluruh sivitas akademika. Kata Kunci: Kawasan Tanpa Rokok, Hak atas Lingkungan yang Baik dan Sehat, Kebijakan

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Syofiarti, S.H., M.HUM; Hendria Fithrina, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Kawasan Tanpa Rokok; Hak atas Lingkungan yang Baik dan Sehat; Kebijakan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: S1 Hukum Hukum
Date Deposited: 02 Mar 2026 06:14
Last Modified: 02 Mar 2026 06:14
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521065

Actions (login required)

View Item View Item