Roza, Helen Lidya (2011) Perjanjian Pembiayaan Konsumen Dengan Jaminan Fiducia Pada Pt. Sinarmas Multi Finance Cabang Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (fulltext)
S1 Hukum 2011 Helen Lidya Roza 06940133.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Lembaga pembiayaan konsumen tumbuh karena timbulnya kendala bagi masyarakat yang mempunyai penghasilan rendah. Salah satu lembaga pembiayaan konsumen yang ada di Kota Padang adalah PT. Sinarmas Multi Finance. Jenis pembiayaan yang diberikan adalah Lease Back yang merupakan salah satu bentuk perjanjian antara konsumen dan PT. Sinarmas Multi Finance untuk peminjaman jangka waktu tertentu, yaitu dengan konsumen memberikan jaminan berupa Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Jaminan tersebut berupa jaminan fidusia. Jaminan dimaksudkan untuk mendapatkan fasilitas kredit, tetapi dalam praktiknya terdapat konsumen yang melakukan wanprestasi terhadap perjanjian yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Permasalahan penelitian terdiri dari: Bagaimana bentuk dan pelaksanaan dari perjanjian konsumen dengan jaminan fidusia pada PT. Sinarmas Multi Finance Cabang Padang? Apakah bentuk wanprestasi di dalam perjanjian pembiayaan konsumen dengan jaminan fidusia pada PT. Sinarmas Multi Finance Cabang Padang? Apakah upaya yang dilakukan oleh PT. Sinarmas Multi Finance untuk mengatasi konsumen yang melakukan wanprestasi? Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan secara yuridis sosiologis, kemudian data dianalisis secara kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa PT. Sinarmas Multi Finance Cabang Padang melakukan Perjanjian Pembiayaan Konsumen dan Pemberian Jaminan secara Kepercayaan (Fidusia) yang dibuat oleh Notaris dan didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Fidusia setelah ditandatanganinya surat perjanjian tersebut. Akta Perjanjian Fidusia langsung didaftarkan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dan peraturan pelaksanaannya. Bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh debitur PT. Sinarmas Multi Finance Cabang Padang adalah: benda yang difidusiakan dijual kepada pihak ketiga, fidusia ulang, pada saat penagihan diketahui yang memakai dana bukan atas nama dari jaminan yang diberikan pada saat penarikan kendaraan, kondisi kendaraan tidak lengkap, dan jenis wanprestasi yang paling banyak terjadi adalah overdue. Upaya-upaya yang dilakukan oleh PT. Sinarmas Multi Finance Cabang Padang apabila debitur wanprestasi adalah dengan melakukan penagihan melalui telepon yang dilakukan oleh bagian Call Support (Call I), melalui telepon lanjutan (Call II), mengunjungi ke rumah atau ke lingkungan usaha konsumen, serta melalui surat peringatan (somasi). Apabila dengan surat penagihan dan surat peringatan tersebut debitur tetap melakukan wanprestasi, PT. Sinarmas Multi Finance Cabang Padang akan melakukan penyitaan barang melalui bagian collector. Penyitaan ini dilakukan untuk menuntut pelunasan debitur. Apabila pelunasan tidak dilakukan, maka pihak kreditur akan melakukan penjualan barang jaminan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Linda Elmis, SH., MH. ; Neneng Oktarina, SH., MH. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | Zakaria Saputra PKL UIN IB 2026 |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 03:52 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 03:52 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521055 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric