Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Prostitusi Online di Kota Padang

Yani, Resmi (2026) Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Prostitusi Online di Kota Padang. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (692kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (488kB)
[img] Text (Bab IV Penutup)
Bab IV Penutup.pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (344kB)
[img] Text (Tesis Full Text)
Tesis Full Resmi Yani.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola kejahatan kesusilaan, termasuk praktik prostitusi yang bergeser dari pola konvensional ke ruang digital melalui media sosial dan aplikasi pesan instan. Fenomena prostitusi online di kota padang menimbulkan keresahan sosial karena bertentengan dengan nilai-nilai adat dan agama yang hidup dalam masyarakat sekaligus memunculkan tantangan baru bagi aparat penegak hukum terutama pada aspek pembuktian dan penentuan konstruksi pasal yang tepat. Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah: (1) bagaimanakah penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana prostitusi online di kota padang? (2) apakah kendala dalam penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana prostitusi online di kota padang? (3) bagaimanakah upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana prostitusi online di kota padang? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis-sosiologis, bersifat deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan serta data lapangan melalui wawancara dengan aparat penegak hukum dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap prostitusi online di kota padang menggunakan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Baru terkait perbuatan memudahkan perbuatan cabul, serta dapat dikaitkan dengan UU TPPO, Penegakan hukum oleh Polresta Padang pada dasarnya telah berjalan secara sistematis melalui tahapan penyelidikan, penyidikan sesuai KUHAP, pengumpulan alat bukti (terutama perangkat komunikasi dan jejak digital/transaksi), penetapan tersangka, hingga pelimpahan berkas perkara ke kejaksaan, disertai koordinasi bersifat internal, eksternal, dan yuridis, meliputi keterbatasan jumlah penyidik dan kompetensi siber, kesulitan memperoleh alat bukti dan keterangan saksi/korban akibat stigma sosial, penggunaan identitas palsu, serta keragaman regulasi yang menuntut kehati-hatian dalam pembuktian unsur delik. Upaya optimalisasi yang diperlukan mencakup langkah previntif melalui pemantauan ruang digital dan literasi hukum, langkah represif dengan penguatan pembuktian elektronik dan ketepatan penerapan pasal, serta langkah rehabilitatif melalui penguatan perlindungan dan pemulihan korban.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. Dr. Ismansyah, S.H., M.H; Dr. Nani Mulyati, S.H., M.CL
Uncontrolled Keywords: Penegakan Hukum; Tindak Pidana; Prostitusi Online; TPPO; Kota Padang
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S2 Hukum
Depositing User: S2 Hukum Hukum
Date Deposited: 25 Feb 2026 04:55
Last Modified: 25 Feb 2026 04:55
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521036

Actions (login required)

View Item View Item