Formulasi Kompos Eceng Gondok dan Liat dalam Perbaikan Kimia Tanah Bekas Tambang Emas serta Respon Bunga Matahari

Nurzalina, Annisa (2026) Formulasi Kompos Eceng Gondok dan Liat dalam Perbaikan Kimia Tanah Bekas Tambang Emas serta Respon Bunga Matahari. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (430kB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (397kB)
[img] Text (BAB V)
BAB 5.pdf - Published Version

Download (338kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (521kB)
[img] Text (SKRIPSI_FULLTEXT_ANNISA)
FULL_SKRIPSI_ANNISA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Ekskavasi masif tambang emas ilegal merusak sifat kimia tanah dan memicu akumulasi logam berat (Hg), sehingga tanah tidak lagi mampu mendukung pertumbuhan tanaman. Aplikasi kompos eceng gondok merupakan salahsatu upaya dalam memperbaiki sifat kimia tanah, sementara bunga matahari berperan sebagai bioakumulator yang mampu menyerap logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian berbagai macam kombinasi formulasi kompos Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan liat terhadap beberapa sifat kimia tanah di lahan bekas tambang emas dari Koto Tuo, Kabupaten Sijunjung, serta mengamati pertumbuhan dan produksi Bunga Matahari (Helianthus annuus L.). Penelitian ini merupakan percobaan pot di rumah kaca menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 formulasi perlakuan dan 3 ulangan. Dosis perlakuan yakni kombinasi 10 ton/ha liat dengan variasi kompos eceng gondok (10, 20, 30, dan 40 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi 40 ton/ha kompos eceng gondok dan 10 ton/ha liat merupakan perlakuan terbaik yang mampu meningkatkan pH (6,77), C-Organik (1,02%), N-total (0,17%), dan KTK (8,40 cmol/kg), serta menurunkan kadar Hg tanah hingga di bawah ambang batas kritis hingga 0,28 ppm. Formulasi ini juga memberikan respons pertumbuhan terbaik pada bunga matahari dengan tinggi tanaman 145,33 cm, 149 helai daun, berat kering 146,9 g, dan produksi 3,86 g/100 biji, dan kadar Hg tanaman menurun hingga ke angka 0,18 ppm.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Gusmini, S.P., M.P., Ph.D.; Prof. Ir. Adrinal, M.S., Ph.D.
Uncontrolled Keywords: Bunga Matahari; Kompos Eceng Gondok; Merkuri (Hg); Tanah Bekas Tambang; Liat
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 18 Feb 2026 01:57
Last Modified: 18 Feb 2026 01:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520805

Actions (login required)

View Item View Item