Pelaksanaan Akad Murabahah Pada Pembiayaan Pemilikan Rumah Dengan Jaminan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (Studi Pt. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Solok)

Utami, Pranita (2011) Pelaksanaan Akad Murabahah Pada Pembiayaan Pemilikan Rumah Dengan Jaminan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (Studi Pt. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Solok). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Full Text)
OK S1 Hukum 2011 Pranita Utami 07140209.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Saat ini sektor perbankan menjadi instrumen yang sangat penting sebagai lembaga keuangan yang semakin menyatu dengan ekonomi regional, nasional bahkan ekonomi intemasional yang perkembangannya sangat cepat dengan kompleksitas tantangan yang besar. Dalam dunia ekonomi modem. Bank Islam atau Bank Syariah lahir sebagai fenomena baru diharapkan mampu mengganti dan memperbaiki sistem ekonomi konvensional yang berbasis bunga. Pada tahun 2008 lahiriah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Undang-undang ini menjadi landasan hukum bank syariah dalam hal penerapan prinsip syariah secara optimal dan efektif. Salah satu unsur pokok kesejahteraan rakyat adalah terpenuhi kebutuhan akan perumahan yang menjadi kebutuhan dasar bagi setiap warga negara Indonesia dan keluarganya. Namun harga rumah yang membubung tinggi menyebabkan hanya sedikit orang yang mampu membeli rumah secara tunai, sehingga membeli dengan angsuran menjadi altematif yang dipilih. PT. Bank Syariah Mandiri hadir dengan solusi bahwa dengan menjadikan SK PNS sebagai Jaminan maka Pegawai Negeri Sipil tersebut dapat memohonkan pembiayaan pemilikan rumah dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Berdasarkan hal tersebut penulis ingin mencoba menjelaskan permasalahan mengenai bagaimana prosedur pelaksanaan akad murabahah dalam pembiayaan pemilikan rumah dengan Jaminan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil pada PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Solok, apa saja kendala yang ditemui dalam pelaksanaan akad murabahah pada pembiayaan tersebut, dan upaya yang dilakukan PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Solok Jika terjadi wanprestasi pada akad murabahah tersebut. Penulisan skripsi ini menggunakan metode yuridis sosiologis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Pertama, Tahapan yang harus dilalui oleh nasabah untuk memperoleh pembiayaan kepemilikan rumah sebagai berikut : Tahap Solitasi / Permohonan Pembiayaan; Tahap Investigasi; Tahap Analisa; Tahap Persetujuan; Tahap Pencairan; Tahap Monitoring; Tahap Pembayaran Angsuran / Pelunasan. Kedua, tidak ditemui kendala dalam pembiayaan tersebut. Ketiga, upaya yang dilakukan Jika nasabah wanprestasi adalah pihak bank melakukan restnikturisasi dan pemutusan hubungan. Pemutusan hubungan dilakukan dengan 2 (dua) cara yakni secara damai dan secara litigasi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dianelia, S.H., M.H. ; Yasniwati, S.H., M.H.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Inggris
Depositing User: Zahra Oktaviani PKL UIN IB 2026
Date Deposited: 09 Feb 2026 03:37
Last Modified: 09 Feb 2026 04:41
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520620

Actions (login required)

View Item View Item