KETERANGAN SATU ORANG SAKSI YANG DIKUATKAN DENGAN SUMPAH PENGGUGAT SEBAGAIALAT BUKTI MENURUT HUKUM ACARA PERDATA DITINJAU DARI HUKUM ISLAM

Mahardi, Miki (2010) KETERANGAN SATU ORANG SAKSI YANG DIKUATKAN DENGAN SUMPAH PENGGUGAT SEBAGAIALAT BUKTI MENURUT HUKUM ACARA PERDATA DITINJAU DARI HUKUM ISLAM. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi Ful Teks)
OK S1 Hukum 2010 Miki Mahardi 06140184.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Berdasarkan hasil analisis penulis dapat disimpulkan bahwa alat bukti bempa satu orang saksi dapat dikuatkan dengan sumpah penggugat. Alat bukti ini digunakan dalam perkara berdasarkan pasal 159 dan 155 HIR. Ada pun dalam hukum islam terdapat perbedaan dikalangan ulama fiqih dalam hal menerima atau tidaknya alat bukti berupa satu orang saksi dan sumpah penggugat,jumhur ulama fliqaha menerima alat bukti satu orang saksi dengan sumpah penggugat dalam hal perkara harta benda saja, sedangkan golongan yang tidak menerima kesaksian soerang saksi laki-laki dengan diperkuat oleh sumpah si penggugat berpegang pada nash Al-quran yang mengharuskan dua orang laki-laki atau dengan dua orang perempuan. Mcnurut analisa penulis perbedaan yang teijadi diantara ulama dan Kitap Undang- Undang Hukum Perdata mengenal kekuatan dan kepatutan alat bukti satu orang saksi yang dikuatkan dengan sumpah penggugat sebaiknya merujuk kepada Al-quran yang merupakan pedoman hidup seluruh umat yang mengatur pembuktian tersebut harus disertakan lebih dari satu orang saksi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Nanda Utama, SH.MH, Yasniwati, SH.MH
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: Mrs Vivi Irawati
Date Deposited: 09 Feb 2026 02:55
Last Modified: 09 Feb 2026 02:55
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520613

Actions (login required)

View Item View Item