Diplomasi Komersial Indonesia dalam Mengatasi Hambatan Non-Tarif Ekspor Biji Pala ke Uni Eropa 2018-2024

Yunaz, Alicia Zatilaqmar (2026) Diplomasi Komersial Indonesia dalam Mengatasi Hambatan Non-Tarif Ekspor Biji Pala ke Uni Eropa 2018-2024. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover Abstrak)
COVER_Abstrak_merged.pdf - Published Version

Download (369kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I (1).pdf - Published Version

Download (570kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V (1).pdf - Published Version

Download (167kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (194kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya diplomasi komersial Indonesia dalam mengatasi hambatan non-tarif ekspor biji pala ke Uni Eropa pada periode 2018-2024. Permasalahan utama adalah ulasi keamanan pangan Uni Eropa yang ketat, khususnya batas maksimum aflatoksin yang diatur dalam Regulasi (UE) No. 165/2010 adalah 5 ppb/kg dan aflatoksin B1 sebesar 10 ppb/kg. Tingginya standar ini memicu serangkaian penolakan ekspor yang signifikan, tercatat 44 notifikasi melalui sistem Rapid Alert System for Food and Feed (RASFF) dari 2018-2024. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji upaya diplomasi yang dilakukan Indonesia dalam menghadapi tantangan regulasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan, serta kerangka analisis Input-Throughput-Output (ITO) dari Reuvers dan Ruël, hasil penelitian menunjukkan efektivitas diplomasi Indonesia melalui strategi multi-level. Input didasarkan pada modal dasar dominasi pasar global (75% pangsa) dan kerugian ekspor di tahun-tahun sebelumnya yang menjadi pendorong tindakan. Throughput diwujudkan melalui penguatan kapasitas domestik, seperti harmonisasi regulasi, health certificate, GAP/GHP, serta diplomasi di tingkat internasional seperti keterlibatan dalam IEU-CEPA, bantuan teknis ARISE+ Indonesia, dan kampanye nation branding “Indonesia Spice Up The World”. Sebagai Output, upaya ini menghasilkan stabilitas pasar, mempertahankan Indonesia sebagai pemasok utama di pasar Uni Eropa, dan menjadi lapangan pekerjaan bagi 289.626 Kepala Keluarga petani pala. Diplomasi komersial Indonesia terbukti mampu mengkonversi daya saing produk dan kapasitas domestik menjadi keunggulan negosiasi untuk menavigasi hambatan non-tarif internasional.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Virtuous Setyaka.S.IP., M.Si Diah Anggraini Austin, S.IP., M.Si
Uncontrolled Keywords: Biji Pala, Diplomasi Komersial, Hambatan Non-Tarif, Uni Eropa
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional
Depositing User: S1 Hubungan Internasional
Date Deposited: 30 Jan 2026 11:43
Last Modified: 30 Jan 2026 11:43
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520421

Actions (login required)

View Item View Item