PENGARUH SUHU DAN KEPADATAN MANGSA ALTERNATIF TERHADAP PEMANGSAAN Sycanus croceovittatus Dohrn (Hemiptera: Reduviidae)

Safii, Muhammad (2026) PENGARUH SUHU DAN KEPADATAN MANGSA ALTERNATIF TERHADAP PEMANGSAAN Sycanus croceovittatus Dohrn (Hemiptera: Reduviidae). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (308kB)
[img] Text (Bab 1 (Pendahuluan))
Bab 1 (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (Bab V (Penutup))
Bab V ( Penutup).pdf - Published Version

Download (213kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustakaa.pdf - Published Version

Download (279kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI SAFII FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

1. Jadwal kegiatan penelitian tahun 2025 43 2. Kombinasi perlakuan 44 3. Denah perlakuan 45 4. Tabel analisis ragam 46 5. Tanggap fungsional 47 6. Dokumentasi penelitian 49 PENGARUH SUHU DAN KEPADATAN MANGSA ALTERNATIF TERHADAP PEMANGSAAN Sycanus croceovittatus Dohrn (Hemiptera: Reduviidae) Abstrak Sycanus croceovittatus Dohrn (Hemiptera: Reduviidae) salah satu serangga yang berpotensi dalam memangsa hama tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. Suhu dan kepadatan mempengaruhi pemangsaan serangga predator, tetapi belum pernah diuji terhadap S. croceovittatus. Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh suhu dan kepadatan mangsa terhadap pemangsaan S. croceovittatus. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus sampai November 2025 di Laboratorium Pengelolaan Hama Terpadu dan Ruang Rearing Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 2 faktor, yaitu kepadatan mangsa (5, 10, 15, dan 20 individu) dan suhu (20, 25, dan 30°C). Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen, larva H. illucens dipaparkan pada satu imago betina S. croceovittatus selama 24 jam pada suhu yang berbeda. Parameter pengamatan yaitu daya predasi, waktu pencarian mangsa, waktu penanganan mangsa, dan laju pemangsaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kepadatan mangsa dan suhu mempercepat waktu pencarian dan penanganan mangsa oleh S. croceovittatus. Waktu pencarian tercepat terjadi pada kepadatan 15–20 individu (tipe tanggap fungsional III) dan suhu 30°C (tipe I). Waktu penanganan tercepat terdapat pada kepadatan 10–20 individu dan suhu 25–30°C. Namun, kepadatan mangsa dan suhu tidak mempengaruhi laju pemangsaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa suhu dan kepadatan mangsa berpengaruh terhadap pemangsaan S. croceovittatus. Kata kunci: Predasi, Kepik Predator, Suhu, Waktu pencarian, Waktu penanganan

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: 1. Prof. Dr. Ir. Novri Nelly, MP 2. Dr. My Syahrawati, SP, M.Si
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Predasi, Kepik Predator, Suhu, Waktu pencarian, Waktu penanganan
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Proteksi Tanaman
Depositing User: S1 Proteksi Tanaman
Date Deposited: 30 Jan 2026 07:20
Last Modified: 30 Jan 2026 07:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520251

Actions (login required)

View Item View Item