A Jasanddes, Beatrice (2013) Tokoh Kriminal Wanita Dalam Komik Meitantei Conan Karya Gosho Aoyama; Tinjauan Psikologi Sastra Tokoh Kriminal Wanita Dalam Komik Meitantei Conan Karya Gosho Aoyama; Tinjauan Psikologi Sastra. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Full Text)
OK S1 Ilmu Budaya Sastra Jepang 2011 Beatrice Jasanddes A 0810752020.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Komik Atau Manga (Dalam Bahasa Jepang) Sama Seperti Karya Sastra Lainnya, Befungsi Sebagai Media Pendidikan, Media Hiburan Dan Merepresentasikan Emosi Para Tokoh Di Dalamnya. Karena Komik Berisi Gambar, Lambang Dan Simbol, Maka Apresiasi Terhadapnya Perlu Dijembatani. Oleh Sebab Itu Penelitian Terhadap Komik Perlu Dilakukan. Komik Meitantei Conan Karya Gosho Aoyama Menarik Untuk Diteliti. Penelitian Bertujuan Untuk Mengungkapkan Bentuk Representasi Psikologis Tokoh Pelaku Tindak Kriminal Wanita Serta Mencari Tahu Faktor Eksternal Yang Mempengaruhi Psikologis Tokoh Tersebut. Penelitian Terhadap Komik Ini Menggunakan Tinjauan Psikologi Sastra Dengan Metode Kualitatif Yang Disajikan Secara Deskriptif. Berdasarkan Penelitian Yang Telah Dilakukan, Disimpulkan Bahwa Representasi Psikologis Enam Tokoh Kriminal Wanita Dalam Komik Meitantei Conan Ini Menunjukan Cerminan Sikap Agresi. Dalam Komik Meliantei Conan, Agresi Direpresentasikan Dalam Bentuk Tindakan Agresif Dan Destruktif Yang Dilakukan Olch Para Tokoh Pelaku Pembunuhan. Faktor Eksternal Yang Mempengaruhi Kondisi Psikologis Tokoh Wanita Dalam Komik Meitantei Conan Adalah Orang-Orang Terdekat Dengan Tokoh Pelaku. Orang-Orang Terdekat Ini Merupakan Pemberi Stimulus Dari Luar Berupa Sifat Atau Perbuatan Penerus Dari Pengaruh Buruk Di Masyarakat, Ambisi Terhadap Sesuatu, Kecemburuan Dan Kesalahpahaman, Serta Kepercayaan Mistis Yang Masih Ada Di Dalam Masyarakat. Akibatnya Orang-Orang Terdekat Tersebut Menjadi Subjek Frustasi Dan Sekaligus Sasaran Agresi Tokoh Perilaku Kriminal. Setelah Melakukan Tindakan Agresif Dan Destruktif Para Tokoh Kriminal Tersebut Mengalami Perasaan Bersalah Dan Penyesalan Sebagai Akibat Dari Tindakan Kriminal Yang Telah Mereka Lakukan. Rasa Bersalah Dan Penyesalan Yang Muncul Merupakan Bagian Dari Superego Yang Berupa Hati Nurani.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Hasanuddin, M,Si Radhia Elita, S.S.,M.A |
| Uncontrolled Keywords: | Psikologis, Representasi, Agresi, Tokoh Kriminal |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Jepang |
| Depositing User: | Suci Rahmadani PKL UIN IB 2026 |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 03:15 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 03:15 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520156 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]