Mardiyah, Radiyatul (2026) Evaluasi dan Pengaturan Ulang Operator Produksi di PT Inti Vulkatama. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (226kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Bab 1.pdf - Published Version Download (454kB) |
|
|
Text (Bab Akhir)
Bab Akhir.pdf - Published Version Download (174kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (Tugas Akhir Fulltext)
Tugas Akhir Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
PT Inti Vulkatama merupakan salah satu perusahaan besar yang bergerak dalam proses vulkanisir ban di Kota Padang. Proses di lantai produksi mengalami bottleneck di suatu stasiun kerja. Akibat ketidakseimbangan kapasitas, maka waktu tunggu proses setelahnya meningkat. Oleh karena itu, kebutuhan operator dan fasilitas kerja yang tersedia di tiap stasiun kerja perlu dievaluasi. Berdasarkan permasalahan di lantai produksi bentuk usulan dalam pemenuhan permintaan vulkanisir ban adalah dengan melakukan pengaturan ulang operator untuk meningkatatkan efisiensi pemanfaatan tenaga kerja dan kesesuaian beban kerja. Pengaturan ulang dilakukan dengan pengukuran waktu kerja, perhitungan kapasitas produksi, dan kebutuhan fasilitas kerja di masing-masing stasiun kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi dan usulan pengaturan ulang operator di lantai di PT Inti Vulkatama. Perhitungan kapasitas menggunakan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP). Metode ini memperlihatkan kecukupan kapasitas untuk setiap periodenya. Stasiun kerja yang kapasitas dibutuhkan lebih tinggi dari kapasitas tersedia selanjutnya akan dievaluasi. Didapatkan stasiun kerja gerinda dan tapak dingin dengan kapasitas tidak terpenuhi pada 6 periode. Usulan yang dilakukan yaitu dengan pengalokasian operator tapak panas ke stasiun kerja tapak dingin. Selain itu, pengadaan satu unit mesin gerinda juga dapat meningkatkan nila efisiensi perusahaan dengan pengalokasian operator stasiun kerja sikat. Berdasarkan perhitungan waktu kerja efektif, stasiun kerja dengan produktivitas yang tinggi yaitu gerinda dan tapak dingin yang bernilai 80% dan 81% dari jam kerja yang tersedia. Sementara, stasiun kerja lainnya memiliki efisiensi yang menengah hingga rendah. Penyesuaian yang diusulkan yaitu penggabungan stasiun kerja dan penyesuaian aktivitas kerja. Aktivitas di stasiun kerja digabung hingga menjadi 14 operator, dengan hasil jam kerja efektif meningkat untuk masing-masing pemenuhan permintaan. Jumlah operator dapat dioptimalkan menjadi 14 operator dengan rata-rata waktu kerja efektif operator untuk permintaan rendah dari 35% menjadi 45%, permintaan rata-rata dari 38% menjadi 49%, dan permintaan tinggi dari 38% menjadi 49%. Melalui kebijakan ini perusahaan dapat menghemat biaya gaji Rp11,976,772 per bulannya dan bulan ke-17 dengan strategi efisiensi dapat memberikan penghematan bersih. Dengan pengembaliann investasi pengadaan mesin gerinda dalam 3 hari kerja.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Alexie Herryandie Bronto Adi |
| Uncontrolled Keywords: | Diagram chart; kapasitas produksi; pengaturan operator; pengukuran waktu kerja; RCCP |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | S1 Teknik Industri |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 02:24 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 02:24 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520018 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric