Putri, Cherry Narindika (2026) Induksi Semangka (Citrullus Lanatus (Thunb.)) Tetraploid dengan Kolkisin pada Varietas Serif Saga Agrihorti. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
SKRIPSI ABSTRAK.pdf - Published Version Download (278kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (163kB) |
|
|
Text (BAB V PENUTUP)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version Download (32kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (194kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT 2.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Semangka (Citrullus lanatus (Thunb.)) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, terutama semangka tanpa biji yang dikembangkan melalui teknik poliploidisasi. Tanaman tetraploid berperan sebagai tetua betina dalam pembentukan semangka triploid tanpa biji. Kolkisin merupakan senyawa alkaloid yang umum digunakan untuk menginduksi penggandaan kromosom pada tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi kolkisin terbaik dengan metode perendaman benih selama 24 jam serta mendapatkan tanaman semangka putative tetraploid pada varietas Serif Saga Agrihorti. Penelitian dilaksanakan di screen house Bungo Pasang, Kota Padang, pada bulan Juli–Oktober 2025. Perlakuan yang diberikan berupa perendaman benih dalam larutan kolkisin konsentrasi 0,2% dan 0,4% selama 24 jam, dengan tanaman diploid sebagai kontrol. Parameter yang diamati meliputi persentase tanaman hidup, karakter morfologi vegetatif dan generatif, ukuran stomata, diameter dan viabilitas polen, serta karakter buah dan biji. Data dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kolkisin belum memperlihatkan perubahan morfologi dan fisiologi yang mengarah pada karakter tetraploid, sehingga konsentrasi kolkisin terbaik belum dapat ditentukan. Peningkatan diameter polen pada perlakuan kolkisin 0,2% belum memenuhi kriteria umum sebagai indikator keberhasilan induksi tetraploid. Dengan demikian, metode perendaman benih menggunakan kolkisin pada konsentrasi 0,2% dan 0,4% selama 24 jam belum efektif dalam menginduksi poliploidi pada semangka varietas Serif Saga Agrihorti.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | P.K. Dewi Hayati, SP. M. Si, Ph.D; Dr. Ir. Nalwida Rozen, MP; |
| Uncontrolled Keywords: | Benih; Hortikultura; Perendaman; dan Poliploidi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 03:39 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 03:39 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric