PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH KE LAHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH DI NAGARI KOTO GADANG GUGUAK

Oktavian, Owen (2026) PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH KE LAHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH DI NAGARI KOTO GADANG GUGUAK. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Text (Cover dan Abstrak).pdf - Published Version

Download (260kB)
[img] Text (BAB I)
Text (BAB I).pdf - Published Version

Download (253kB)
[img] Text (BAB V)
Text (BAB V).pdf - Published Version

Download (240kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (216kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Text (Skripsi Full Text).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Alih fungsi lahan sawah menjadi lahan tanaman hortikultura, khususnya bawang merah, merupakan fenomena yang signifikan terjadi di Nagari Koto Gadang Guguak, Kabupaten Solok. Perubahan ini mengubah pola hidrologi lahan dari kondisi tergenang (anaerobik) menjadi lahan kering (aerobik), yang secara langsung mempengaruhi proses oksidasi dan sifat-sifat kimia tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh alih fungsi lahan sawah ke lahan tanaman bawang merah (Allium cepa L.) terhadap beberapa sifat kimia tanah di Nagari Koto Gadang Guguak. Penelitian dilaksanakan dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling pada tiga jenis penggunaan lahan: lahan sawah (kontrol), lahan bawang merah usia 1 tahun, dan lahan bawang merah usia 2 tahun, dengan sampel tanah terganggu diambil pada kedalaman 0-20 cm. Parameter yang dianalisis meliputi pH, karbon organik (C-organik), nitrogen total (N-total), fosfor tersedia (P-tersedia), kalium dapat ditukar (K-dd), kalsium dapat ditukar (Ca-dd), dan magnesium dapat ditukar (Mg-dd). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan sawah mempengaruhi sifat kimia tanah, diindikasikan oleh kenaikan pH (5,8 menjadi 6,6), C-organik (2,90 % menjadi 3,05%), N-total (0,36% menjadi 0,61%), P-Tersedia (9.13 mg/kg menjadi 13.5 mg/kg), K-dd (0,64 Cmol(+)/kg menjadi 0,98 Cmol(+)/kg) , Ca-dd 5,07 Cmol(+)/kg menjadi 8,59 Cmol(+)/kg), dan Mg-dd tanah (2,72 Cmol(+)/kg menjadi 3.11 Cmol(+)/kg). Perubahan ini sangat dipengaruhi oleh praktik pengelolaan lahan oleh petani seperti penambahan bahan organik dan kapur pertanian. Namun, pada lahan bawang merah 1 dan 2 tahun, terjadi penurunan nilai pada parameter pH tanah (6,66 menjadi 6,2), C-organik (3,05% menjadi 2,66%); N-total (0,61% menjadi 0,46%); P-tersedia (13,50 ppm menjadi 11,29); K-dd (0,98 Cmol(+)/kg menjadi 0,86 Cmol(+)/kg); Ca-dd (8,59 Cmol(+)/kg menjadi 7,58 Cmol(+)/kg); Mg-dd (3.11 Cmol(+)/kg menjadi 3,02 Cmol(+)/kg). Disarankan kepada petani untuk terus menambahkan input seperti bahan organik dan kapur untuk menjaga kesuburan tanah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Oktanis Emalinda, MP; Ir. Irwan Darfis, MP
Uncontrolled Keywords: Alih Fungsi Lahan; Bawang Merah (Allium cepa L.); Lahan Sawah; Sifat Kimia Tanah; Koto Gadang Guguak
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 29 Jan 2026 11:19
Last Modified: 29 Jan 2026 11:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519904

Actions (login required)

View Item View Item