Safitri, Eliza (2012) Pnyelesaian Sertifikat Hak Milik Ganda Di Badan Pertahanan Nasional (BPN) Pekanbaru. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Full Text)
OK S1 Hukum 2012 Eliza Safitri 0810112127.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Tanah Merupakan Bagian Yang Sangat Penting Dalam Kehidupan Manusia, Sehingga Untuk Menghindari Perselisihan Dan Perebutan Atas Tanah Dilakukan Pendaftaran Tanah Yang Dilakukan Pemerintah Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah, Tujuan Akhir Dari Pendaftaran Tanah Ialah Terbinya Sertifikat Hak Atas Tanah Yang Memberi Perlindungan Dan Kepastian Hukum Tentang Tanah. Ketidakseimbangan Antara Penyediaan Tanah Dengan Kebutuhan Masyarakat Akan Tanah Telah Menimbulkan Permasalahan Atau Persengketaan Di Berbagai Aspek Pertanahan. Dalam Praktek, Terdapat Kasus Dimana Terjadi Tumpang Tindih Sebagian Atau Seluruhnya Atas Tanah Yang Menyebabkan Timbulnya Sertifikat Ganda Yang Membawa Ketidakpastian Dan Kerugian Bagi Pemilik Tanah. Badan Pertanahan Nasional BPN Sebagai Lembaga Pemerintah Yang Melakukan Pendaftaran Tanah Dan Menerbitkan Sertifikat Harus Dapat Menyelesaikan Pemasalahan Sertifikat Ganda Sehinga Masyarakat Pemilik Sertifikat Tidak Dirugikan Oleh Karena Itu Permasalahan Yang Penulis Balas Dalam Skripsi Ini Adalah: Apa Saja Faktor Yang Mempengaruhi Timbulnya Sertifikat Hak Milik Ganda Di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru, Bagaimana Penyelesaian Sertifikat Hak Milik Ganda Di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru, Dan Apa Saja Kendala Dalam Pelaksanaan Penyelesian Sertifikat Hak Milik Ganda Di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru. Metode Penelitian Yuridis Empiris Yaitu Pendekatan Masalah Melalui Penelitian Terhadap Peraturan Yang Ada Dan Melihat Penerapaллуа Dalam Masyarakat Sehubungan Dengan Permasalahan Yang Ditemui Dalam Penelitian. Teknik Pengumpulan Data Yang Dilakukan Adalah Dengan Studi Dokumen Dan Wawancara. Dari Hasil Penelitian Yang Penulis Lakukan Faktor Yang Mempengaruhi Timbulnya Sertifikat Hak Milik Adalah Pemilik Tanah Pindah Desa Sehingga Tidak Diketahui Pemila Sertifikat Tanah, Kecurangan Yang Dilakukaan Saat Perubahan Status Tanah Dari Surat Keterangan Gunti Kerugian (SKGR) Menjadi Sertifikat, Sistem Konvensional Yang Digunakan Menyebabkan Data-Data Yang Ada Tidak Akurat, Kesalahan Administrasi Yang Dilakukan Oleh Pihak BPN Yang Meliputi Pengukuran Dan Pemetaan Sehingga Batas-Batas Tanah Tidak Jelas, Tanah Yang Ditelantarkan Pemiliknya Dan Kecurangan Yang Dilakukan Oleh Masyarakat, Aparat Desa Dan Pihak BPN Untuk Kepentingan Pribadi. Dan Untuk Pelaksanaan Penyelesaian Sertifikat Ganda Ini Terlebih Dahula Diselesaikan Secara Mediati Oleh Pihak BPN, Kemudian Apabila Tidak Tercapai Kesepakatan, Para Pihak Dapat Menempuh Jalur Hukum Melalui Pengadilan Negeri Maupun Pengadilan Tata Usaha Negara Untuk Memohon Pembatalan Salah Satu Sertifikat Yang Dilakukan Oleh BPN Pekanbaru, Tetapi Dalam Usaha Penyelesaian Sertifikat Ganda Ditemukan Kendala Kendala Antara Lain Data-Data Pendukung Yang Tidak Lengkap Sulitnya Mencapai Kesepakatan Dan Menyatukankesamaan, Kurangnya Sumber Daya Manusia Yang Dimiliki Oleh Pegawai Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Hj. Yulia Mirwati S.H.,Cn.,M.H.) Misnar Syam, S,H.,M.H |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | Suci Rahmadani PKL UIN IB 2026 |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 07:53 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 07:53 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519833 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric