Hesti, Yolandari. N (2026) Efektivitas Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (Bpsk) Dalam Menyelesaikan Sengketa Kehilangan Bagasi Tercatat. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (369kB) |
|
|
Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version Download (478kB) |
|
|
Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version Download (245kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (323kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Salah satu masalah dalam penerbangan adalah masalah penanganan bagasi yang menyebabkan rusak atau hilangnya bagasi milik penumpang. Ganti kerugian terkait kehilangan bagasi tercatat milik penumpang diatur dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a Permenhub Nomor 77 Tahun 2011, yang menegaskan batas ganti kerugian terhadap bagasi tercatat milik penumpang adalah sebesar Rp. 200.000,00 per kg dan paling banyak Rp. 4.000.000,00 per penumpang. Dalam putusan tersebut BPSK menetapkan ganti rugi sebesar Rp9.911.400 serta sanksi administrasi sebesar Rp30.000.000 kepada Lion Air, yang mana hal tersebut melebihi batas tanggung jawab maskapai yang diatur dalam Permenhub No. 77 tahun 2011, sehingga menimbulkan perdebatan dalam penyelesaian sengketa. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana penyelesaian sengketa kehilangan bagasi tercatat oleh Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen? 2)Bagaimana kendala yang dihadapi dan upaya BPSK dalam penyelesaian sengketa kehilangan bagasi tercatat Putusan BPSK Kota Padang Nomor 03/PTS/BPSK/SBR/A-RBTR/III/2023? Metode yang digunakan dalam penelitian ini memakai pendekatan yuridis empiris yang dilakukan di BPSK Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penyelesaian sengketa kehilangan bagasi tercatat melalui BPSK belum sepenuhnya efektif. Meskipun BPSK telah menerapkan asas keadilan dalam penentuan ganti kerugian, efektivitasnya masih terhambat oleh ketidaksesuaian regulasi dan tumpang tindih norma, yang berdampak pada terbatasnya pemenuhan hak konsumen dan rendahnya kepatuhan maskapai terhadap putusan BPSK. 2) Kendala yang dihadapi BPSK meliputi perbedaan dasar hukum pelaku usaha dan BPSK, upaya yang dilakukan BPSK adalah menegaskan penerapan hierarki peraturan perundang-undangan serta memastikan bahwa sengketa kehilangan bagasi termasuk dalam lingkup sengketa konsumen yang tunduk pada UUPK. Kata Kunci: Efektivitas, Sengketa Konsumen, Tanggung Jawab Pengangkut
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Zefrizal Nurdin, S.H., M.H; Dr. Misnar Syam, S.H., M.Hum |
| Uncontrolled Keywords: | Efektivitas; Sengketa Konsumen; Tanggung Jawab Pengangkut |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 08:22 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 08:22 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519804 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]