Indah Dwi Putri, Putri, Indah Dwi (2026) Respon Pertumbuhan dan Hasil Dua Genotip Cabai Merah Lokal Sumatera Barat dan Varietas Kopay Akibat Perendaman dengan Cendawan Endofit Beauveria bassiana. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak (3).pdf - Published Version Download (297kB) |
|
|
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (Bab V)
BAB V.pdf - Published Version Download (227kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAPUS.pdf - Published Version Download (215kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Skripsi full text (2).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produksinya sering mengalami kendala akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Salah satu alternatif pengendalian yang ramah lingkungan adalah pemanfaatann cendawan entomopatogen Beauveria bassiana yang juga berpotensi sebagai biostimulan bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Beauveria bassiana terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji F pada taraf nyata 5%, dan apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi cendawan endofit Beauveria bassiana dengan kerapatan 109 konidia/mL cenderung menunjukkan tidak adanya interaksi dengan genotip dan varietas cabai merah terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Namun pada beberapa parameter seperti jumlah dikotom, jumlah buah per tanaman, dan bobot buah per tanaman pemberian cendawan endofit Beauveria bassiana menunjukkan adanya interaksi dengan genotip dan varietas cabai merah. Genotip lokal Sumatera Barat Ateng Rajo Alam menunjukkan respon yang paling optimal terhadap pertumbuhan tanaman cabai akibat pemberian cendawan endofit Beauveria bassiana dengan kerapatan 109 konidia/mL. Varietas Kopay menunjukkan respon paling optimal terhadap hasil tanaman cabai akibat pemberian cendawan endofit Beauveria bassiana. Pemberian cendawan endofit Beauveria bassiana dengan kerapatan 109 konidia/mL secara keseluruhan memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah, meskipun pengaruhnya tidak terlalu optimal dikarenakan faktor curah hujan yang tinggi pada saat penelitian berlangsung. Kata kunci: Beauveria bassiana, Biostimulan, Cabai merah, Phytophthora capsici
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Yusniwati, S.P, MP ; Dr. Nurwanita Ekasari Putri, S.P, M.S |
| Uncontrolled Keywords: | Beauveria bassiana, Biostimulan, Cabai merah, Phytophthora capsici |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 03:50 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 03:50 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519490 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric