Pemanfaatan Karbon Aktif Polyethylene Terephthalate (PET) Teraktivasi HCl untuk Penyisihan Mangan pada Variasi pH Larutan Artifisial serta Aplikasi Air Tanah

Alkindy, Farhan (2026) Pemanfaatan Karbon Aktif Polyethylene Terephthalate (PET) Teraktivasi HCl untuk Penyisihan Mangan pada Variasi pH Larutan Artifisial serta Aplikasi Air Tanah. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (305kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (356kB)
[img] Text (BAB IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan karbon aktif Polyethylene Terephthalate (PET) teraktivasi HCl sebagai adsorben untuk penyisihan Mangan (Mn) melalui variasi pH pada larutan artifisial yang kemudian diaplikasikan pada air tanah. Tujuan penelitian adalah menentukan waktu kontak, pH optimum adsorbat, serta mengkaji model isoterm dan kinetika adsorpsi yang sesuai. Limbah plastik PET dicacah, dikarbonisasi pada 600 °C, kemudian char hasil karbonisasi diaktivasi menggunakan HCl untuk menghasilkan karbon aktif. Percobaan dilakukan menggunakan adsorben berukuran 100 mesh pada dosis 3 g/L dan konsentrasi awal Mn 0,8 mg/L dengan variasi pH 5, 6, 7, dan 8. Konsentrasi Mn dianalisis menggunakan spektrofotometri serapan atom (AAS) sesuai SNI 6989.5:2009. Hasil menunjukkan pH optimum penyisihan Mn tercapai pada pH 7 dengan efisiensi 88,76% dan kapasitas adsorpsi 0,237 mg/g. Karbon aktif PET menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan char, didukung analisis SEM yang mengindikasikan peningkatan jumlah dan keterbukaan pori serta FTIR yang menunjukkan gugus fungsi lebih banyak pada karbon aktif. Pengujian pada air tanah asli menghasilkan efisiensi 74,80% dan kapasitas 0,199–0,224 mg/g, sedikit lebih rendah akibat kompetisi ion lain dalam matriks larutan. Isoterm yang sesuai adalah Langmuir (R² = 0,9463; qm = 0,368 mg/g; KL = 2,7211). Kinetika adsorpsi mengikuti model pseudo-orde dua (R² = 0,9428; k = 0,0872). Analisis statistik menunjukkan variasi pH tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi maupun kapasitas (p > 0,05), namun terdapat perbedaan nyata antara adsorpsi larutan sintetik dan air tanah (p < 0,05). Secara keseluruhan, karbon aktif PET efektif menurunkan Mn dengan kondisi optimum pada pH 7 meskipun performanya menurun pada air tanah asli.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Budhi Primasari, M.Sc; Dr. Ir. Ansiha Nur, S.T., M.T
Uncontrolled Keywords: adsorpsi; isoterm Langmuir; karbon aktif PET; Mangan (Mn); pseudo orde dua
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: S1 Teknik Lingkungan
Date Deposited: 28 Jan 2026 09:50
Last Modified: 28 Jan 2026 09:50
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519254

Actions (login required)

View Item View Item