Wacana Geopark Sebagai Pengelolaan Lingkungan Pada Masyarakat (Studi Kasus: Geopark Silokek, Nagari Silokek, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat)

Shani, Fachri (2026) Wacana Geopark Sebagai Pengelolaan Lingkungan Pada Masyarakat (Studi Kasus: Geopark Silokek, Nagari Silokek, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. COVER 7 ABSTRAK)
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (340kB)
[img] Text (01. BAB I)
BAB I Skripsi Fachri Shani NIM. 2110822016.pdf - Published Version

Download (464kB)
[img] Text (03. BAB V)
BAB V Skripsi Fachri Shani NIM. 2110822016.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Text (04. DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka Skripsi Fachri Shani NIM. 2110822016.pdf - Published Version

Download (450kB)
[img] Text (05. SKRIPSI FULLTEXT)
Skripsi FULL TEXT Fachri Shani.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Geopark merupakan suatu gagasan yang lahir dari kebutuhan secara internasional untuk melindungi kandungan geologi dan dapat dikembangkan menjadi pariwisata oleh masyarakat setempat. Konsep geopark ini dikembangkan pada masyarakat di Nagari Silokek, hal tersebut bertolak belakang karena masyarakat yang memiliki mata pencaharian sebagai penambang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji wacana geopark sebagai bentuk pengelolaan lingkungan dan mengungkapkan narasi yang dipakai dalam wacana geopark sebagai alat kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan model studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah berupa teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka untuk menambah data-data yang disajikan. Penelitian ini menggunakan teori kekuasaan/pengetahuan oleh Michel Foucault untuk mendeskripsikan wacana geopark sebagai alat legitimasi dalam mengontrol pertambangan rakyat di Nagari Silokek. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat tiga wacana terkait geopark yang berkembang pada masyarakat diantaranya; (1) wacana geopark sebagai pengembangan ekonomi masyarakat; (2) wacana geopark sebagai pelestarian lingkungan; (3) wacana geopark sebagai pariwisata unggulan. Ketiga wacana tersebut diproduksi dan disebarkan lewat strategi kuasa oleh aktor yaitu pengelola geopark, pengelola desa wisata, dan akademisi. Produksi wacana geopark tidak lepas dari permasalahan lingkungan yang terjadi di Nagari Silokek seperti pertambangan rakyat. Berkembangnya wacana geopark menciptakan akibat bagi lingkungan seperti beberapa area yang memiliki kandungan geologi dilarang untuk menambang. Kehadiran geopark di tengah masyarakat memberikan respon penolakan karena berkembangnya suatu wacana selalu memiliki ruang bagi penolakan. Penolakan atas wacana geopark diberikan secara tertutup seperti kritik dan sindiran dan penolakan secara terbuka dengan tetap menambang di area granit dan perusakan spanduk larangan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Zainal Arifin, M.Hum; Dr. Maskota Delfi, M.Hum
Uncontrolled Keywords: Wacana; Geopark; Tata Kelola Lingkungan
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial
Depositing User: S1 Antropologi Sosial
Date Deposited: 28 Jan 2026 09:31
Last Modified: 28 Jan 2026 09:31
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519215

Actions (login required)

View Item View Item