Pengalaman Stigma Pada Remaja Penderita Gangguan Kesehatan Mental (Studi Antropologi di Kota Padang)

Julianty, Dara Dwi (2026) Pengalaman Stigma Pada Remaja Penderita Gangguan Kesehatan Mental (Studi Antropologi di Kota Padang). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (304kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (472kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (171kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Dara Dwi Julianty, 1910823007, Skripsi Strata 1. “Pengalaman Stigma pada Remaja Penderita Gangguan Kesehatan Mental (Studi Antropologi di Kota Padang)”, Dr. Syahrizal, M.Si Pembimbing I, dan Drs. Afrida, M.Hum Pembimbing II, Departemen Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Tahun 2026. Penelitian ini mendeskripsikan bentuk-bentuk stigma yang dialami oleh remaja penderita gangguan kesehatan mental di Kota Padang serta menganalisis sumber, situasi, pemaknaan, dan dampak stigma tersebut dengan menggunakan perspektif teori stigma Erving Goffman. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif naratif, yang bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman subjektif remaja dalam menghadapi stigma sosial terkait kondisi kesehatan mental yang mereka alami. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Pemilihan informan menggunakan teknik snowball sampling, yaitu metode penarikan sampel yang dimulai dari jumlah kecil dan berkembang berdasarkan rekomendasi dari informan awal. Informan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu informan kunci dan informan biasa, yang memberikan informasi dan data selama proses penelitian. Informan penelitian ini merupakan remaja yang berusian 15-24 tahun, rentang usia yang merupakan fase transisi dalam perkembangan individu dan rentan terhadap tekanan psikologis, tuntutan akademik, serta ekspektasi sosial dari lingkungan sekitar. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Padang, Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma terhadap remaja penderita gangguan kesehatan mental merupakan fenomena sosial yang berlapis dan hadir dalam berbagai ruang kehidupan sosial. Bentuk stigma yang dialami meliputi pelabelan negatif, stereotipe, ejekan verbal, penghindaran sosial, hingga pelanggaran privasi terkait kondisi kesehatan mental. Stigma tersebut berasal dari berbagai aktor sosial, seperti keluarga, teman sebaya, lingkungan pendidikan, dan masyarakat. Dampak stigma terlihat pada aspek emosional, psikologis, dan sosial remaja, seperti munculnya rasa malu, kecemasan, rendah diri, serta penarikan diri dari lingkungan sosial. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa stigma terhadap gangguan kesehatan mental pada remaja merupakan persoalan sosial dan budaya yang tidak dapat dipahami semata-mata sebagai masalah individu.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Syahrizal, M.Si Pembimbing I; Drs. Afrida, M.Hum Pembimbing II
Uncontrolled Keywords: Stigma; Remaja; Gangguan Kesehatan Mental; Antropologi kesehatan; Kota Padang
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial
Depositing User: S1 Antropologi Sosial
Date Deposited: 28 Jan 2026 09:33
Last Modified: 28 Jan 2026 09:34
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519185

Actions (login required)

View Item View Item