Aplikasi Teknologi Pasca Panen Dalam Mempertahankan Mutu Dan Mengurangi Losses Buah Alpukat (Persea Americana Mill.) Varietas Tongar

Fahmy, Khandra (2025) Aplikasi Teknologi Pasca Panen Dalam Mempertahankan Mutu Dan Mengurangi Losses Buah Alpukat (Persea Americana Mill.) Varietas Tongar. Profesi thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover_dan_abstrak.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 1 January 2027.

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (Bab. I Pendahuluan)
Bab_1_Pendahuluan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 1 January 2027.

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (Bab. IV Kesimpulan)
Bab_IV_Kesimpulan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 1 January 2027.

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar_Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 1 January 2027.

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (Laporan Teknik Full)
Laporan_Teknik_Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 1 January 2027.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Buah alpukat merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan di Provinsi Sumatera Barat yang saat ini pengembangannya terus digalakkan di beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Solok, Padang Pariaman, Pasaman, dan Agam. Selain memenuhi kebutuhan pasar lokal di Sumatera Barat, alpukat juga dipasarkan ke luar provinsi seperti Riau dan Jambi dengan harga jual yang relatif tinggi di tingkat konsumen. Tingginya nilai jual tersebut berkaitan erat dengan kandungan gizi yang terdapat pada buah alpukat. Namun demikian, alpukat memiliki umur simpan yang relatif singkat. Kondisi ini semakin diperburuk oleh penanganan pascapanen yang belum optimal, sehingga kehilangan hasil pascapanen dapat mencapai hingga 40%, yang umumnya terjadi pada tahap penyimpanan dan transportasi. Hal ini tentu menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi petani. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi pascapanen guna mempertahankan mutu serta mengurangi kehilangan hasil alpukat Tongar. Teknologi pascapanen yang diaplikasikan meliputi penentuan tingkat kematangan buah alpukat Tongar menggunakan metode thermal imaging, perancangan kemasan bersekat dan berventilasi untuk keperluan transportasi, pembuatan alpukat kering melalui metode dehidrasi osmosis, serta perancangan alat pengering untuk produksi buah kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu permukaan buah merupakan parameter yang sangat berkorelasi dengan tingkat kematangan alpukat Tongar. Penggunaan kemasan kardus berventilasi yang dilengkapi sekat terbukti paling efektif dalam mempertahankan mutu buah, karena mampu menunda proses pematangan dan memperpanjang umur simpan selama penyimpanan. Perlakuan terbaik pada proses pembuatan alpukat kering diperoleh dari kombinasi blansing selama 10 menit dan perendaman dalam larutan dengan konsentrasi 40 °Brix. Waktu pengeringan optimal adalah 10 jam pada perlakuan larutan 40 °Brix, dengan kadar air akhir berkisar antara 23–24%. Nilai tersebut telah memenuhi standar mutu buah kering, yaitu kadar air maksimum 31%, sesuai dengan SNI 01-3710-1995.

Item Type: Thesis (Profesi)
Supervisors: Dr. Ir. OKNOVIA SUSANTI, M. Eng, IPM.ASEAN. Eng
Uncontrolled Keywords: Alpukat Tongar; Thermal Imaging; Kemasan; Buah Kering; Alat Pengering
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Pascasarjana (S2) > Pendidikan Profesi Insinyur
Depositing User: Profesi Insinyur Insinyur
Date Deposited: 29 Jan 2026 09:23
Last Modified: 29 Jan 2026 09:23
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519183

Actions (login required)

View Item View Item