Karimah, Khaulah (2026) Gambaran Diskrepansi Golongan Darah ABO pada Pasien Leukemia. Spesialis thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. COVER & ABSTRACT.pdf - Published Version Download (265kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (222kB) |
|
|
Text (03. Penutup)
03. Penutup.pdf - Published Version Download (125kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (204kB) |
|
|
Text (05. Tesis Fulltext)
05. Tesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Sistem golongan darah ABO berperan penting dalam keamanan transfusi darah. Pada pasien keganasan hematologi seperti leukemia, dapat terjadi diskrepansi golongan darah ABO akibat penurunan atau hilangnya antigen maupun antibodi yang berpotensi menimbulkan kesalahan penetapan golongan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran diskrepansi golongan darah ABO pada pasien leukemia. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif potong lintang yang melibatkan 210 pasien leukemia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pemeriksaan golongan darah ABO dilakukan menggunakan metode gel card. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Ditemukan 13 kasus (6,3%) diskrepansi golongan darah ABO dari 210 pasien leukemia. Diskrepansi terjadi pada leukemia limfoblastik akut sebanyak 6 kasus (2,9%), diikuti leukemia mieloid akut 4 kasus (1,9%), leukemia mieloid kronik 2 kasus (1%), dan leukemia limfositik kronik 1 kasus (0,5%). Dari total 10 kasus diskrepansi tipe I (pola reaksi aglutinasi weak/loss antibody), terjadi pada leukemia limfoblastik akut (60%), pada leukemia mieloid akut (20%), leukemia mieloid kronik (10%), dan leukemia limfositik kronik (10%). Diskrepansi tipe II (pola reaksi aglutinasi weak/loss antigen) ditemukan pada leukemia mieloid akut (66,7%) dan leukemia mieloid kronik (33,3%). Tidak ditemukan diskrepansi tipe III maupun IV, serta tidak dijumpai pola reaksi aglutinasi extra antigen/antibody maupun mixed field. Kesimpulan: Diskrepansi golongan darah ABO tipe I (pola reaksi aglutinasi weak/loss antibody) pada penelitian ini ditemukan pada semua tipe leukemia, sedangkan diskrepansi tipe II (pola reaksi aglutinasi weak/loss antigen) hanya ditemukan pada leukemia mieloid akut dan leukemia mieloid kronik. Temuan ini menekankan pentingnya interpretasi serologis yang cermat, khususnya dalam praktik transfusi pada pasien leukemia.
| Item Type: | Thesis (Spesialis) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Zelly Dia Rofinda, Sp.PK, Subsp. B.D.K.T(K), Subsp. H.K(K); Dr. dr. Dwi Yulia, Sp.PK, Subsp. Onk.K(K) |
| Uncontrolled Keywords: | leukemia; golongan darah ABO; diskrepansi; antigen |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Sp-1 Patologi Klinis |
| Depositing User: | Sp-1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 04:05 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 04:05 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518875 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric