Riwanto, Aprizaldi (2025) Deteksi Keberadaan Musang Luwak (Paradoxurus hermaphroditus Pallas, 1777) Di Kawasan Kampus Universitas Andalas Limau Manis Menggunakan Drone Termal (UAV TIR). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (283kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (192kB) |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version Download (172kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf - Published Version Download (221kB) |
|
|
Text (Tugas AKhir Full Text)
Tugas Akhir FullText.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus) merupakan spesies karnivora kecil yang berperan penting dalam ekosistem, namun sulit menemukannya di alam karena bersifat arboreal, nokturnal, dan berlindung dibawah kanopi. Oleh karena itu, diperlukan metode inovatif menggunakan drone termal (UAV TIR) untuk mendeteksi keberadaannya secara non-invasif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan dan menghitung jumlah individu, memetakan sebaran spasial, serta menganalisis kerapatan tajuk sebagai faktor lingkungan yang mempengaruhi keberadaan musang luwak di alam. Simulasi deteksi dilakukan sebelum survei lapangan untuk menentukan efektivitas dan kemampuan deteksi. Dua jenis musang yaitu musang luwak dan musang bulan (Paguma larvata) yang dikandangkan dideteksi dari beberapa ketinggian terbang untuk mengenali karakter termal, morfologi, pergerakan, dan untuk membandingkan dengan mamalia lain. Survei menggunakan drone DJI Mavic 3T diterbangkan pada malam hari untuk deteksi keberadaan musang dan DJI Mavic 3M diterbangkan pada siang hari untuk penilaian kerapatan vegetasi di kawasan kampus Universitas Andalas, Limau Manis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musang luwak terdeteksi pada rentang waktu 20.39–01.05 WIB dengan suhu tubuh 20,1–27,6°C dan suhu lingkungan 18,5–23,2°C. Sebanyak sembilan individu musang berhasil terdeteksi dengan estimasi kepadatan populasi sedang sebesar 1,79 ind/km², musang lebih banyak ditemukan di habitat hutan dengan kerapatan tajuk tingkat sedang. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan drone termal mampu mendeteksi keberadaan dan membedakan spesies target dengan hewan lain melalui pengamatan morfologi dan rekaman video gerakan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Rizaldi; Dr. Aadrean |
| Uncontrolled Keywords: | Drone termal (UAV TIR); Drone multispektral; musang luwak; NDVI;sebaran spasial. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QL Zoology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi |
| Depositing User: | S1 Biologi Biologi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 07:30 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 07:30 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518854 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric