Analisis Nilai Normal Tissue Complication Probability (NTCP) Pada Organ At Risk (OAR) Kanker Nasofaring Pascaradioterapi

Suci, Fatricia (2025) Analisis Nilai Normal Tissue Complication Probability (NTCP) Pada Organ At Risk (OAR) Kanker Nasofaring Pascaradioterapi. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
cover dan abstrak SKRIPSI_SUCI FATRICIA_2110443016.pdf - Published Version

Download (362kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 SKRIPSI_SUCI FATRICIA_2110443016.pdf - Published Version

Download (295kB)
[img] Text (BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB 5 SKRIPSI_SUCI FATRICIA_2110443016.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI_SUCI FATRICIA_2110443016.pdf - Published Version

Download (176kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI_SUCI FATRICIA_2110443016.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian analisis nilai Normal Tissue Complication Probability (NTCP) pada Organ At Risk (OAR) kanker nasofaring telah dilakukan di Instalasi Onkologi Rumah Sakit Universitas Andalas. NTCP adalah parameter radiobiologi yang menghitung probabilitas terjadinya komplikasi setelah radioterapi. Penelitian bertujuan menghitung nilai NTCP pada OAR untuk memperkirakan tingkat komplikasi pascaradioterapi dan melihat pengaruh jumlah fraksi terhadap NTCP sebagai dasar evaluasi keamanan perencanaan radioterapi. Subjek penelitian berupa data sekunder pasien kanker nasofaring sebanyak 60 pasien yang ditentukan dengan rumus Slovin. Semua pasien mendapatkan terapi dengan teknik penyinaran Intensity Modulated Radiotherapy (IMRT), yaitu 40 pasien dengan dosis 70 Gy/33 fraksi dan 20 pasien dengan dosis 70 Gy/35 fraksi. Metode yang digunakan untuk menghitung NTCP adalah NTCP berbasis Equivalent Uniform Dose (EUD). EUD adalah model NTCP yang mampu menyeragamkan dosis heterogen pada OAR. OAR yang dianalisis meliputi batang otak, lensa, saraf optik, kiasma optik, sumsum tulang belakang, mandibula, dan parotis. Selanjutnya, dosis radiasi pada OAR dan nilai NTCP dibandingkan terhadap standar dose constraint dan batas toleransi komplikasi yang diperkirakan pada setiap dose constraint yang ditetapkan atau disebut rate % NTCP yang telah dikeluarkan Quantitative Analyses of Normal Tissue Effects in the Clinic (QUANTEC). Metode analisis statistik yang digunakan untuk melihat pengaruh perbedaan jumlah fraksi terhadap NTCP adalah uji statistik General Linear Model (GLM). Hasil penelitian menunjukkan nilai NTCP pada masing-masing OAR berada di bawah standar rate % NTCP yang dikeluarkan QUANTEC, kecuali pada lensa. Hasil uji GLM menunjukkan tidak ada pengaruh perbedaan jumlah fraksi terhadap nilai NTCP pada setiap organ kecuali pada organ saraf optik kiri.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dian Milvita, M.Si
Uncontrolled Keywords: Equivalent Uniform Dose (EUD); kanker nasofaring; Normal Tissue Complication Probability (NTCP); Organ At Risk (OAR)
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Fisika
Depositing User: S1 Fisika Fisika
Date Deposited: 28 Jan 2026 03:00
Last Modified: 28 Jan 2026 03:00
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518768

Actions (login required)

View Item View Item