Juwita, Gusma (2026) PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM MATA PENCAHARIAN ALTERNATIF (MPA) DI DANAU MANINJAU (Studi Kasus Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (192kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (293kB) |
|
|
Text (Bab 5 Penutup)
Bab V Penutup.pdf - Published Version Download (167kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Dafpus.pdf - Published Version Download (163kB) |
|
|
Text (Full Text Skripsi)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji persepsi dan pengalaman masyarakat Nagari Tanjung Sani terhadap Program Mata Pencaharian Alternatif (MPA) di Danau Maninjau. Program MPA diluncurkan sebagai respons terhadap krisis ekologis akibat meluasnya Keramba Jaring Apung (KJA) yang ditandai dengan fenomena tubo (kematian ikan massal)dan penurunan kualitas air. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian mengungkap respons masyarakat yang kompleks terhadap MPA yang tidak sekadar penerimaan atau penolakan, melainkan pergulatan hidup, negosiasi kultural dan strategi bertahan di tengah perubahan besar. Temuan penelitian menunjukkan wajah ganda Program MPA. Di satu sisi, program ini disambut sebagai harapan baru untuk keluar dari ketergantungan pada KJA yang merusak lingkungan. Praktik tradisional seperti mamukek (menjala) kembali relevan, tidak hanya sebagai aktivitas ekonomi tetapi juga sebagai penegasan identitas kultural. Inisiatif lokal seperti iuran bersama untuk restocking bibit ikan dan pengembangan UMKM mencerminkan semangat gotong royong dalam beradaptasi. Namun, di balik harapan tersimpan kekecewaan mendalam. masyarakat melihat kesenjangan antara janji program dan realita implementasi. Bantuan peralatan dan pelatihan bersifat parsial dan tidak berkelanjutan membuat program ini berjalan kurang maksimal. Masa depan Program MPA bergantung pada upaya pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam menjalankanya. Pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan, dimana pengetahuan lokal, pengalaman hidup dan aspirasi mereka menjadi landasan utama dalam perancangan dan implementasi program. Hanya dengan cara ini MPA dapat menjadi jembatan menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Lucky Zamzami, M. S.soc,sc ; Fajri Rahman, S.Sos, MA |
| Uncontrolled Keywords: | Mata Pencaharian Alternatif, Danau Maninjau, KJA, Program dan Pembangunan |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial |
| Depositing User: | S1 Antropologi Sosial |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 06:46 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 06:46 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518676 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric