Putri, Widia Sari (2026) Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas Lpg Menggunakan Sensor Mq-2 Dan Kipas Untuk Mendorong Konsentrasi Gas Lpg. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text (Pendahuluan)
Pendahuluan.pdf - Published Version Download (144kB) |
|
|
Text (Bab Akhir)
Penutup.pdf - Published Version Download (29kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar pustaka.pdf - Published Version Download (234kB) |
|
|
Text (SKripsi Full Text)
Skripsi full text.pdf - Published Version Download (1MB) |
Abstract
Kebocoran gas LPG merupakan permasalahan serius dalam lingkungan rumah tangga karena dapat memicu kebakaran dan ledakan apabila tidak terdeteksi serta ditangani dengan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi sistem pendeteksi kebocoran gas LPG berbasis Arduino Uno yang dilengkapi dengan sensor MQ-2, buzzer, motor servo, dan kipas sebagai mekanisme penanganan otomatis. Sensor MQ-2 digunakan untuk mendeteksi kadar gas LPG dalam satuan parts per million (ppm), sementara buzzer berfungsi sebagai indikator peringatan. Motor servo dan kipas diimplementasikan untuk membuka ventilasi dan mempercepat proses pengeluaran gas ketika konsentrasi gas melebihi batas aman sebesar 300 ppm. Tahapan penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, serta pengujian kinerja sistem melalui karakterisasi sensor dan pengamatan respon sistem terhadap variasi bukaan ventilasi dan kecepatan kipas pada konsentrasi gas tertentu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor MQ-2 memiliki respon yang sebanding dengan alat ukur standar AS8800L dengan rata-rata kesalahan pengukuran sebesar 1,81%, sehingga sensor ini cukup akurat untuk digunakan pada aplikasi rumah tangga. Pengujian sistem juga memperlihatkan bahwa peningkatan bukaan ventilasi dan kecepatan kipas berpengaruh signifikan terhadap percepatan waktu penanganan gas. Waktu deteksi terlama terjadi pada ventilasi kecil dengan rentang 50–70 detik, sedangkan pada ventilasi besar dengan kecepatan kipas maksimum waktu penanganan dapat dipercepat hingga sekitar 18–20 detik. Sistem yang dirancang mampu bekerja secara otomatis dengan mengaktifkan buzzer, membuka ventilasi melalui motor servo, dan menyalakan kipas ketika konsentrasi gas mencapai atau melebihi 300 ppm, serta kembali ke kondisi siaga setelah kadar gas turun ke tingkat aman. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem pendeteksi kebocoran gas LPG ini memiliki kinerja yang efektif dan responsif dalam meningkatkan keselamatan rumah tangga dari risiko kebocoran gas.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Rahmat Rasyid,M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Arduino Uno; Sensor MQ-2; kebocoran gas LPG; buzzer; motor servo sevo; kipas; sistem ventilasi otomatis. |
| Subjects: | Q Science > QC Physics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Fisika |
| Depositing User: | S1 Fisika Fisika |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 02:01 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 02:01 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518644 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric