Literature Review Sosiokultural Yang Berhubungan Dengan Kehamilan, Persalinan dan Nifas

'Aisy, Rihhadatul (2025) Literature Review Sosiokultural Yang Berhubungan Dengan Kehamilan, Persalinan dan Nifas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (674kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (299kB)
[img] Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (228kB)
[img] Text
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (257kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Angka kematian ibu masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya aspek sosiokultural. Nilai, kepercayaan, dan tradisi yang dijalankan masyarakat sering kali berperan dalam menentukan perilaku kesehatan ibu selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Praktik budaya tersebut dapat memberikan dampak positif seperti dukungan emosional, rasa aman, dan keseimbangan psikologis bagi ibu, namun sebagian juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan apabila tidak sesuai dengan prinsip medis modern. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur nasional dan internasional mengenai pengaruh faktor sosiokultural terhadap kesehatan ibu selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Jenis penelitian ini adalah narrative literature review menggunakan PICO. Pencarian artikel melalui database PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan Portal Garuda dengan rentang publikasi 2020–2025. Kriteria inklusi meliputi artikel terindeks SINTA untuk jurnal Indonesia dan terindeks SCOPUS untuk jurnal internasional yang membahas hubungan aspek sosiokultural dengan perilaku kesehatan ibu. Sebanyak 28 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis secara naratif berdasarkan kesamaan tema dan hasil penelitian untuk mengidentifikasi pola pengaruh budaya terhadap praktik kesehatan ibu. Berdasarkan kajian literatur, faktor sosiokultural memiliki peran penting dalam membentuk perilaku kesehatan ibu, baik di konteks nasional maupun internasional. Praktik budaya yang positif dapat mendukung kesejahteraan ibu melalui dukungan sosial dan emosional, sementara praktik yang tidak selaras dengan prinsip medis dapat meningkatkan risiko kesehatan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memahami konteks budaya lokal dan global agar dapat mengintegrasikan nilai-nilai budaya positif dengan pelayanan kebidanan yang aman, efektif, dan berbasis pemahaman budaya untuk menurunkan angka kematian ibu.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. dr. Bobby Indra Utama, Sp. OG (K) - Urogin ; Erda Mutiara Halida, S.SiT., M.Keb
Uncontrolled Keywords: Sosiokultural; Kepercayaan; Tradisi; Kehamilan; Persalinan; Nifas
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 29 Jan 2026 07:13
Last Modified: 29 Jan 2026 07:13
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518608

Actions (login required)

View Item View Item