Peran Kongregasi Suster Gereja Katolik Paroki St. Barbara Di Kota Sawahlunto, 1925-1942

Hayyum, Habibah (2026) Peran Kongregasi Suster Gereja Katolik Paroki St. Barbara Di Kota Sawahlunto, 1925-1942. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover Habibah.pdf - Published Version

Download (296kB)
[img] Text (Bab 1)
BAB I Habibah.pdf - Published Version

Download (440kB)
[img] Text (Bab 5)
BAB V Habibah.pdf - Published Version

Download (171kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA Habibah.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Full Habibah.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Peran Kongregasi Suster Gereja Katolik Paroki St. Barbara di Kota Sawahlunto, 1925-1942”. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keberadaan serta peran kongregasi suster yang tergabung dalam Kongregasi Suster Fransiskan Santa Lusia (KSFL) dalam kehidupan keagamaan, sosial, dan pendidikan masyarakat Sawahlunto pada masa kolonial Belanda. Periode 1925-1942 menjadi masa aktif perkembangan aktivitas suster sebelum dihapuskan pendudukan Jepang pada tahun 1942. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah, yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber primer yang diperoleh berupa arsip foto dan buku yang diperoleh dari web delpher dan KITLV, serta sumber tertulis sezaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSFL memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan religius umat Katolik di Sawahlunto. Nama Suster yang dikirim ke wilayah Sawahlunto yaitu Sr. Nikasia Hoogenboom, Sr. Barbara Hogebon, Sr. Charitas Hensi, Sr. Fernanda van Egmond, Sr. Cortona Willems dan Sr. Hermenigilda Hamers. KSFL berkontribusi dalam bidang pendidikan dan kesehatan, melalui pendirian sekolah, seperti Fröbelschool dan ELS, dan aktivitas sosial mereka, seperti rumah bersalin, klinik, dan panti asuhan. Mereka turut membentuk nilai-nilai disiplin, kasih, dan pelayanan di tengah masyarakat multietnis kota tambang. Kehadiran para suster di bawah naungan Gereja Katolik Paroki St. Barbara tidak hanya berkaitan dengan kegiatan pastoral, tetapi juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan pendidikan dan pelayanan sosial di kota tambang batubara Sawahlunto. KSFL turut membentuk sikap disiplin, humanis masyarakat Katolik di Sawahlunto.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Zulqaiyyim, M. Hum
Uncontrolled Keywords: kongregasi suster; gereja Katolik; Kota Sawahlunto; kolonial Belanda
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sejarah
Depositing User: S1 Sejarah Sejarah
Date Deposited: 26 Jan 2026 07:52
Last Modified: 26 Jan 2026 07:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518342

Actions (login required)

View Item View Item