Analisis Dinamik Sayap Pesawat Tanpa Awak Dengan Struktur Komposit Berpenguat Serat Karbon Dan Serat Rami Bermatriks Resin Epoxy

Fachri, Ahmad (2025) Analisis Dinamik Sayap Pesawat Tanpa Awak Dengan Struktur Komposit Berpenguat Serat Karbon Dan Serat Rami Bermatriks Resin Epoxy. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (286kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (263kB)
[img] Text (Bab V Penutup)
Bab V Penutup.pdf - Published Version

Download (211kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (215kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) merupakan teknologi yang berkembang pesat dengan berbagai fungsi, mulai dari pemetaan, pengawasan, hingga misi penelitian. Salah satu tantangan utama pada struktur sayap UAV adalah potensi terjadinya resonansi atau flutter, yang dapat memicu getaran berlebih dan berisiko menyebabkan kegagalan struktural. Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah untuk melihat pengaruh jenis serat pada skin sayap pesawat tanpa awak terhadap nilai redaman dan frekuensi pribadi serta mendapatkan peningkatan nilai redaman pada modus getar struktural agar terjadi penurunan amplitudo getaran pada struktur sayap dengan membandingkan material lapisan terluar (skin) sayap antara komposit serat karbon dan serat rami bermatriks epoxy resin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui simulasi numerik dengan perangkat lunak MSC Nastran–Patran serta pengujian eksperimental menggunakan metode Experimental Modal Analysis (EMA), yaitu pemberian gaya eksitasi menggunakan impact hammer. Analisis dilakukan pada tiga titik eksitasi untuk memperoleh data frekuensi alami, modus getar, dan rasio redaman dari masing-masing variasi material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit serat karbon memiliki frekuensi alami lebih tinggi pada setiap modus getar, yang menandakan tingkat kekakuan struktural lebih besar dibandingkan serat rami. Sebaliknya, komposit serat rami menghasilkan rasio redaman yang lebih tinggi, dengan nilai tertinggi sekitar, 0,0411 pada hasil eksperimen, sedangkan karbon hanya 0,0208, dengan peningkatan sekitar 97,6%. Peningkatan ini menunjukkan kemampuan serat rami dalam menyerap energi getaran lebih baik dibandingkan serat karbon. Tren yang sama juga terlihat pada hasil simulasi, di mana nilai redaman komposit rami meningkat dari 0,013 pada karbon menjadi 0,0345 pada rami, atau mengalami peningkatan sekitar 165%. Nilai redaman yang lebih besar pada komposit rami tersebut dapat menurunkan amplitudo getaran dan meminimalkan risiko resonansi berlebih.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Eng Lovely Son
Uncontrolled Keywords: UAV; komposit; serat karbon; serat rami; redaman.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 27 Jan 2026 02:37
Last Modified: 27 Jan 2026 02:37
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518260

Actions (login required)

View Item View Item