Pengaruh Variasi Rasio C/N terhadap Produksi Biogas dari Limbah Kulit Pinang dan Kotoran Sapi dengan Penambahan EM4

Anthony, Bintang Anthony Putra (2026) Pengaruh Variasi Rasio C/N terhadap Produksi Biogas dari Limbah Kulit Pinang dan Kotoran Sapi dengan Penambahan EM4. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (229kB)
[img] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (250kB)
[img] Text (BAB V Penutup)
BAB V Penutup.pdf - Published Version

Download (184kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (201kB)
[img] Text (Tugas Akhir Fulltext)
Tugas Akhir Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius, yaitu mencapai 23% porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai sumber energi nasional pada tahun 2025. Di antara beragam jenis EBT, bioenergi memainkan peranan krusial. Strategi pengembangan bioenergi yang berkelanjutan harus berfokus pada sumber alternatif yang tidak bersaing dengan produksi pangan. Pada penelitian ini akan dilihat pengaruh variasi rasio karbon dan nitrogen (C/N) terhadap produksi biogas dari campuran limbah kulit pinang dan kotoran sapi dengan penambahan Effective Microorganism 4 (EM4). Kulit pinang digunakan sebagai sumber karbon dan kotoran sapi sebagai sumber nitrogen untuk menyeimbangkan nutrisi bagi mikroorganisme. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan digester tipe floating drum skala laboratorium dengan waktu retensi 30 hari. Kulit pinang diberikan pra-perlakuan menggunakan NaOH sebelum pencampuran untuk mendegradasi lignin. Variasi penelitian mencakup digester kontrol dan digester uji dengan rasio C/N 25, 27, dan 29. Parameter yang diamati meliputi volume harian, total volume biogas, komposisi gas (CH4 dan CO2), serta uji nyala api. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio C/N 25 memberikan hasil paling optimal dibandingkan variasi lainnya. Variasi C/N 25 menghasilkan volume total biogas tertinggi sebesar 9,740 liter, diikuti oleh C/N 27 (7,953 liter), C/N 29 (6,772 liter), dan kontrol (4,445 liter). Analisis komposisi gas menunjukkan rasio C/N 25 memiliki kandungan metana (CH4) tertinggi sebesar 56,89% dan kadar karbon (CO2) terendah, yaitu sebesar 40,11%. Uji nyala api pada variasi C/N 25 menghasilkan api biru dengan nyala terbesar. Hal ini terjadi karena rasio C/N 25 menyediakan keseimbangan nutrisi ideal bagi bakteri metanogen, berbeda dengan kontrol yang mengalami defisiensi nitrogen sehingga menghambat fermentasi. Penelitian ini membuktikan bahwa tantangan kandungan lignin tinggi pada kulit pinang dapat diatasi melalui pra-perlakuan NaOH dan ko-digesti yang tepat untuk energi terbarukan. Disimpulkan bahwa rasio C/N 25 adalah rasio paling efektif untuk produksi biogas dari campuran bahan baku limbah kulit pinang dan kotoran sapi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Endri Yani, MT.; Ir. Iskandar R., MT.
Uncontrolled Keywords: Biogas; Rasio C/N; Limbah Kulit Pinang; Kotoran Sapi; EM4 dan Digesti Anaerobik
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 29 Jan 2026 08:35
Last Modified: 29 Jan 2026 08:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518214

Actions (login required)

View Item View Item