KAJIAN KANDUNGAN UNSUR HARA MIKRO (Cu, Zn, Fe) PADA LAHAN SAWAH DATARAN ALLUVIAL PASCA BANJIR DI NAGARI BARUNG-BARUNG BALANTAI KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN

Alfarabi, Muhammad (2026) KAJIAN KANDUNGAN UNSUR HARA MIKRO (Cu, Zn, Fe) PADA LAHAN SAWAH DATARAN ALLUVIAL PASCA BANJIR DI NAGARI BARUNG-BARUNG BALANTAI KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (370kB)
[img] Text (Bab I)
Bab 1.pdf - Published Version

Download (375kB)
[img] Text (Bab V)
Bab 5.pdf - Published Version

Download (196kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (354kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Lahan sawah dataran aluvial memiliki peranan penting dalam mendukung produksi padi, namun wilayah ini rentan terhadap gangguan banjir yang dapat mengubah sifat kimia tanah, khususnya ketersediaan unsur hara mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status ketersediaan unsur hara mikro tembaga (Cu), seng (Zn), dan besi (Fe) pada lahan sawah dataran aluvial pasca banjir di Nagari Barung-Barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian telah dilaksanakan pada Februari hingga Juni 2025 menggunakan metode survei dengan teknik Systematic Random Sampling. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0–20 cm dari lahan sawah yang terdampak banjir dan lahan yang tidak terdampak banjir sebagai kontrol. Parameter yang dianalisis meliputi pH tanah, C-organik, kapasitas tukar kation (KTK), serta kandungan Cu, Zn, dan Fe tersedia dengan metode Morgan-Wolf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan sawah pasca banjir memiliki pH tanah yang sangat masam hingga masam, dengan nilai pH lebih rendah pada lokasi sejajar aliran sungai dibandingkan lokasi kontrol. Kandungan C-organik dan KTK menunjukkan variasi yang cukup tinggi, dipengaruhi oleh deposisi dan pencucian sedimen akibat banjir. Ketersediaan Cu dan Zn pada seluruh lokasi umumnya tergolong rendah, sedangkan Fe tersedia berada pada kategori sedang hingga tinggi, terutama pada lahan yang terdampak banjir. Kondisi ini menunjukkan bahwa banjir berpengaruh nyata terhadap dinamika unsur hara mikro tanah sawah dataran aluvial. Oleh karena itu, pengelolaan kesuburan tanah pasca banjir yang spesifik lokasi diperlukan untuk menjaga keseimbangan unsur hara mikro dan mendukung keberlanjutan produksi padi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Hermansah, MS, MSc; Ir. Gusmini, SP.MP, PhD
Uncontrolled Keywords: Tanah Sawah; Dataran Aluvial; Banjir; Unsur Hara Mikro; Cu; Zn; Fe
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 26 Jan 2026 07:15
Last Modified: 26 Jan 2026 07:15
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518141

Actions (login required)

View Item View Item