Pengembangan Model Afrina (Anemia Free Integrated Network Approach) Dalam Pencegahan Anemia Calon Pengantin Di Kota Bengkulu

Mizawati, Afrina (2026) Pengembangan Model Afrina (Anemia Free Integrated Network Approach) Dalam Pencegahan Anemia Calon Pengantin Di Kota Bengkulu. S3 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
(01.Cover & Abstrak).pdf - Published Version

Download (148kB)
[img] Text (BAB VII)
(03. BAB VII).pdf - Published Version

Download (202kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
(04. Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (383kB)
[img] Text (BAB I)
(02. BAB I).pdf - Published Version

Download (299kB)
[img] Text (Full Text)
(05. Disertasi Fulltext).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Anemia pada calon pengantin perempuan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi di Indonesia, termasuk Kota Bengkulu. Kondisi ini berdampak serius terhadap kehamilan, risiko stunting, serta kualitas generasi mendatang. Upaya pencegahan yang sudah ada masih bersifat parsial dan kurang terintegrasi lintas sektor, sehingga efektivitasnya belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan model integrasi yang mampu menyatukan peran Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dalam pencegahan anemia pranikah. Penelitian menggunakan pendekatan research and development berbasis model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation) dengan mixed methods. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dan FGD dengan calon pengantin dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi determinan pencegahan anemia. Tahap kuantitatif melibatkan 148 responden calon pengantin dengan 15 variabel yang dianalisis menggunakan regresi logistik multivariat. Tahap implementasi menggunakan desain quasi experiment pretest posttest control group design pada 74 calon pengantin (37 intervensi, 37 kontrol). Aplikasi dan modul AFRINA divalidasi oleh pakar sebelum uji coba lapangan. Analisis kualitatif menghasilkan lima tema utama: keterpaparan informasi, pengetahuan, skrining anemia, ketidakpatuhan konsumsi suplementasi zat besi dan kurangnya koordinasi antar lembaga. Analisis kuantitatif menunjukkan tiga faktor signifikan yang berhubungan dengan pencegahan anemia yaitu motivasi, keterpaparan informasi, dan dukungan keluarga. Aplikasi dan modul AFRINA dinilai sangat layak (skor validasi 90%). Implementasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok intervensi dibanding kontrol, baik pada motivasi (mean 9.38 vs 1.97; p=0.000), dukungan keluarga (mean 8.57 vs 3.84; p=0.000), maupun perilaku pencegahan anemia (mean 9.81 vs 2.51; p=0.000). Model AFRINA (Anemia Free Integrated Network Approach) terbukti valid, efektif, dan layak diimplementasikan sebagai strategi integratif lintas sektor dalam pencegahan anemia calon pengantin. Model ini menggabungkan edukasi digital, skrining hemoglobin, pemantauan konsumsi tablet tambah darah, serta dukungan keluarga dengan dukungan lintas lembaga. AFRINA berpotensi diadopsi dalam kebijakan daerah untuk mempercepat penurunan anemia dan stunting di Indonesia.

Item Type: Thesis (S3)
Supervisors: Prof. Dr. rer. soz. Nursyirwan Effendi;Prof. Dr.dr. Delmi Sulastri, MS, SpGK;Dr. Rozi Sastra Purna, S.Psi, M.Psi
Uncontrolled Keywords: anemia; calon pengantin; integrasi lintas sektor; AFRINA; motivasi; dukungan keluarga
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S3 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S3 Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 22 Jan 2026 08:12
Last Modified: 22 Jan 2026 08:12
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517748

Actions (login required)

View Item View Item