Sofyan, Muhammad Irfan Shah (2025) Studi Evaluasi, Peningkatan Sistem, Distribusi Air Bersih, PT XYZ, menggunakan, Simulasi, Software EPANET 2.2. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version Download (531kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (489kB) |
|
|
Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 Penutup.pdf - Published Version Download (429kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (108kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
skripsi fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Sistem distribusi air bersih memiliki peranan penting dalam menjaga kontinuitas dan kualitas pasokan air pada kawasan industri. Pada sistem eksisting, sering dijumpai permasalahan seperti tekanan yang terlalu tinggi, ketidakseimbangan distribusi, serta inefisiensi energi pompa yang berdampak pada kebocoran pipa dan pemborosan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem distribusi air bersih eksisting serta menganalisis peningkatan sistem melalui pemodelan hidraulika menggunakan EPANET 2.2. Tiga skema simulasi dilakukan, yaitu: skema 0 (eksisting tanpa tangki atas), skema 1 (penambahan satu tangki di pusat jaringan), dan skema 2 (penambahan dua tangki atas di zona berbeda). Parameter utama yang dianalisis meliputi tekanan pada setiap node, kecepatan aliran dalam pipa, keseimbangan sistem aliran terhadap waktu, serta biaya operasional pompa harian. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skema eksisting (skema 0) memiliki tekanan sangat tinggi mencapai lebih dari 120 m, melebihi batas aman, dan menyebabkan banyak kebocoran di lapangan. Skema 1 berhasil menurunkan tekanan secara signifikan, namun masih ditemukan tekanan negatif di titik terjauh serta ketidakseimbangan aliran antara pompa dan tangki. Skema 2 menunjukkan kinerja terbaik dengan distribusi tekanan yang stabil di seluruh jaringan, tanpa tekanan negatif, serta aliran yang lebih seimbang selama 24 jam simulasi. Dari sisi efisiensi energi, skema 2 juga memiliki biaya operasional cukup rendah yaitu Rp 323.222/hari, jauh lebih hemat dibanding sistem eksisting sebesar Rp 2.887.842/hari. Berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh, penambahan dua tangki atas di zona berbeda terbukti menjadi solusi paling efektif dalam meningkatkan kestabilan tekanan, efisiensi energi, serta keandalan sistem distribusi air bersih secara keseluruhan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Endri Yani, M.T.; Ir.Iskandar R, M.T. |
| Uncontrolled Keywords: | Sistem distribusi air; EPANET 2.2; tangki air atas; efisiensi hidraulik; sistem plambing industri |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | S1 Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 01:52 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 01:52 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517580 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric