KAJIAN KANDUNGAN UNSUR HARA MIKRO PADA LAHAN SAWAH PASCA BANJIR LAHAR DINGIN DI NAGARI PASIE LAWEH KABUPATEN TANAH DATAR

Redho, Ahmad Rasyid (2025) KAJIAN KANDUNGAN UNSUR HARA MIKRO PADA LAHAN SAWAH PASCA BANJIR LAHAR DINGIN DI NAGARI PASIE LAWEH KABUPATEN TANAH DATAR. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Text (Cover dan Abstrak).pdf - Published Version

Download (145kB)
[img] Text (BAB 1)
Text (BAB I).pdf - Published Version

Download (150kB)
[img] Text (BAB V)
Text (BAB V).pdf - Published Version

Download (108kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (200kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Text (Skripsi full text).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Banjir lahar dingin akibat erupsi Gunung Marapi pada Mei 2024 menyebabkan penimbunan material vulkanik pada lahan sawah di Nagari Pasie Laweh, Kabupaten Tanah Datar. Endapan berupa abu, pasir, dan fragmen mineral tersebut mengubah sifat kimia tanah, khususnya unsur hara mikro yang berperan penting dalam pertumbuhan tanaman padi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan unsur hara mikro (Fe, Mn, Zn, Cu, Mo, dan B) pada lahan sawah terdampak banjir lahar dingin serta membandingkannya dengan lahan tidak terdampak. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik purposive random sampling pada lima lokasi, terdiri dari empat lokasi terdampak (L1–L4) dan satu lokasi kontrol (L0). Sampel tanah diambil pada kedalaman 0–20 cm dan dianalisis di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Parameter yang diamati meliputi pH, kapasitas tukar kation (KTK), Al-dd, dan unsur hara mikro menggunakan metode ekstrak Morgan-Wolf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan terdampak memiliki pH lebih masam (5,31–5,48) dan KTK lebih rendah (14,21–22,15 me/100 g) dibandingkan lahan kontrol. Kadar Al-dd meningkat pada seluruh lokasi terdampak, sedangkan unsur Fe, Mn, Zn, dan Cu mengalami peningkatan akibat akumulasi material vulkanik. Sebaliknya, unsur Mo dan B mengalami penurunan signifikan akibat hilangnya topsoil dan proses pencucian. Secara keseluruhan, endapan banjir lahar dingin menyebabkan ketidakseimbangan unsur mikro tanah sehingga berpotensi menghambat produktivitas tanaman. Perbaikan tanah melalui pengapuran dan penambahan bahan organik diperlukan untuk memulihkan kesuburan lahan sawah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. rer.nat. Ir. Syafrimen Yasin, MS, MSc; Prof. Ir. Adrinal, MS, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Banjir Lahar Dingin, Inceptisol, Sawah, Unsur Hara Mikro
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 22 Jan 2026 07:20
Last Modified: 22 Jan 2026 07:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517468

Actions (login required)

View Item View Item