Profil Klinis Penderita Rinitis Alergi pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Andalas

Fulesa, Gardo Muhammad (2026) Profil Klinis Penderita Rinitis Alergi pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (888kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 6 Penutup)
BAB 6 Penutup.pdf - Published Version

Download (394kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (18MB) | Request a copy

Abstract

Rinitis alergi merupakan penyakit inflamasi kronis pada mukosa hidung yang dimediasi oleh imunoglobulin E (IgE) akibat paparan alergen tertentu. Penyakit ini sering ditemukan pada usia produktif dan dapat memengaruhi kualitas hidup serta aktivitas akademik. Mahasiswa kedokteran termasuk kelompok yang berisiko mengalami rinitis alergi karena paparan lingkungan dan tuntutan akademik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil klinis rinitis alergi pada mahasiswa Kedokteran Universitas Andalas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional). Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026 menggunakan data primer melalui kuesioner. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Dari total 450 responden, diperoleh 228 responden dengan hasil positif rinitis alergi. Setelah dilakukan eksklusi terhadap 10 responden, jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis sebanyak 218 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rinitis alergi paling banyak ditemukan pada kelompok usia 20–22 tahun. Gejala klinis yang paling sering dilaporkan adalah bersin berulang dan hidung tersumbat. Alergen yang paling sering memicu keluhan adalah serbuk bunga. Berdasarkan klasifikasi Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma (ARIA), sebagian besar responden termasuk dalam kategori rinitis alergi persisten dengan derajat sedang–berat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa rinitis alergi cukup banyak ditemukan pada mahasiswa Kedokteran Universitas Andalas dengan variasi gejala klinis, alergen pencetus, serta derajat keparahan yang beragam.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Mohamad Reza, Ph.D; Dr. dr. Ade Asyari, Sp.THT-BKL, Subsp.B.E(K)
Uncontrolled Keywords: Rinitis alergi; profil klinis; mahasiswa kedokteran; alergen; ARIA
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RF Otorhinolaryngology
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 21 Jan 2026 02:52
Last Modified: 21 Jan 2026 02:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517396

Actions (login required)

View Item View Item