Miati, Fenita (2025) KAJIAN POTENSI PERMEN JELLY FUNGSIONAL SEBAGAI ANTI HIPERTENSI PADA TIKUS JANTAN. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover & Abstrak Fenita.pdf - Published Version Download (220kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I Fenita.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V Fenita.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka Fenita.pdf - Published Version Download (310kB) |
|
|
Text (Full Tesis)
Full Tesis_Fenita Miati.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit degeneratif dengan prevalensi tinggi yang berkaitan erat dengan stres oksidatif. Pangan fungsional berbahan bioaktif alami menjadi strategi potensial untuk pencegahan hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi permen jelly fungsional berbahan tepung kolang-kaling (Arenga pinnata) dan rumput laut (Eucheuma cottonii) dengan penambahan ekstrak bawang dayak (Eleutherine palmifolia), bawang merah (Allium cepa), dan cassiavera (Cinnamomum burmannii). Uji in vivo menggunakan tikus wistar jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi hipertensi dengan prednison 1,5 mg/kgBB dan NaCl 2,5% (oral) selama 14 hari, kemudian L-NAME 20 mg/kgBB (intraperitoneal) selama tiga hari. Tekanan darah diukur secara non-invasif menggunakan CODA tail-cuff system. Tikus dibagi menjadi kontrol negatif, kontrol positif (kaptopril 2,5 mg/kgBB), serta kelompok perlakuan ekstrak tunggal (bawang dayak, bawang merah, cassiavera masing-masing 400 mg/kgBB) dan kombinasi cassiavera:bawang dayak 200:200 mg/kgBB. Hasil menunjukkan penurunan signifikan sejak hari ke-7, dengan kombinasi cassiavera–bawang dayak mampu menurunkan tekanan darah sistolik dari 160 mmHg menjadi 88 mmHg, lebih efektif dibanding kontrol positif. Tahap kedua berupa formulasi permen jelly yang diuji secara kimia, mikrobiologi, dan organoleptik. Hasil menunjukkan kadar air 13,93–15,16%, abu 1,18–2,19%, gula reduksi 19,77–25,32%, dan serat pangan 4,58% yang memenuhi kriteria pangan sumber serat. Aktivitas antioksidan memiliki nilai IC₅₀ 27,73–77,60 ppm, dengan kombinasi cassiavera–bawang dayak paling kuat (27,73 ppm), serta aktivitas antibakteri sangat kuat (zona hambat 60,7–64,3 mm). Semua formula diterima panelis dengan skor sensori 3,80–4,10. Dengan demikian, ekstrak kombinasi cassiavera dan bawang dayak memiliki potensi antihipertensi dan antioksidan tinggi, serta dapat diaplikasikan dalam formulasi permen jelly fungsional dengan mutu kimia dan penerimaan sensori yang baik.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Ir. Fauzan Azima, MS. ; Daimon Syukri, S.Si., M.Si., Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Bawang-dayak; Bawang-merah; Cassiavera; Hipertensi; Pangan-fungsional; Permen-jelly |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Pertanian > S2 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian |
| Depositing User: | S2 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 08:21 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 08:21 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517357 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]