EFEK TEPUNG KACANG PAGA (Phaseolus lunatus L) TERHADAP PERBAIKAN JARINGAN HISTOPATOLOGI HATI TIKUS (Rattus norvegicus) MALNUTRISI

Aprilia, Cassa Nova (2025) EFEK TEPUNG KACANG PAGA (Phaseolus lunatus L) TERHADAP PERBAIKAN JARINGAN HISTOPATOLOGI HATI TIKUS (Rattus norvegicus) MALNUTRISI. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (313kB)
[img] Text (Bab 1. Pendahuluan)
BAB 1 (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (493kB)
[img] Text (Bab 5. Kesimpulan & Saran)
BAB 5 (Kesimpulan & Saran).pdf - Published Version

Download (216kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (357kB)
[img] Text (Skripsi Full)
Skripsi Utuh.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Malnutrisi merupakan masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan disfungsi hati, termasuk steatosis, nekrosis, dan fibrosis. Kacang paga (Phaseolus lunatus L.) merupakan sumber protein dan senyawa bioaktif yang berpotensi untuk pemulihan status gizi dan kerusakan organ. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek pemberian tepung kacang paga terhadap berat badan, berat organ hati, dan histopatologi hati tikus model malnutrisi, serta mengidentifikasi senyawa bioaktifnya. Tikus jantan galur Wistar dibagi menjadi empat kelompok: kontrol normal (P1), malnutrisi (P2), malnutrisi + tepung kacang paga 25% (P3), dan malnutrisi + tepung kacang paga 50% (P4). Tikus dikondisikan malnutrisi dengan diet rendah protein (11%) selama 6 minggu, kemudian diberi perlakuan selama 6 minggu berikutnya. Parameter yang diamati meliputi berat badan, berat organ hati, skor histopatologi (steatosis, nekrosis, fibrosis), dan analisis senyawa bioaktif menggunakan GC-MS dan prediksi PASS online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung kacang paga 25% dan 50% secara signifikan meningkatkan berat badan dan berat organ hati, serta menurunkan skor steatosis, nekrosis, dan fibrosis dibandingkan kelompok malnutrisi. Analisis GC-MS mengidentifikasi 23 senyawa, dengan sitosterol (23,18%) dan stigmasterol (20,24%) sebagai komponen dominan. Analisis PASS memprediksi senyawa turunan asam lemak tak jenuh (seperti 9,12-Octadecadienoic acid ethyl ester) memiliki aktivitas antiinflamasi tinggi (Pa > 0,7). Disimpulkan bahwa tepung kacang paga efektif memulihkan pertumbuhan dan kerusakan hati pada tikus malnutrisi, diduga melalui mekanisme kandungan proteinnya yang tinggi dan aktivitas antiinflamasi serta antioksidan dari senyawa bioaktifnya.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Rita Maliza Dr. Putra Santoso
Uncontrolled Keywords: Phaseolus lunatus, malnutrisi, histopatologi hati.
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi
Depositing User: S1 Biologi Biologi
Date Deposited: 20 Jan 2026 06:50
Last Modified: 20 Jan 2026 06:50
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517311

Actions (login required)

View Item View Item