Abdiana, Abdiana (2025) MODEL SURVEILANS FAKTOR RISIKO BERBASIS MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KOTA PADANG. S3 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover)
01. Cover.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (338kB) |
|
|
Text (BAB IV)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (305kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (Full Text)
05. Disertasi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Indonesia mengalami perubahan pola penyakit di masyarakat dimana terjadi pergeseran pola penyakit yang dulunya lebih disebabkan oleh penyakit menular sekarang lebih sering disebabkan oleh penyakit tidak menular. Penyebab perubahan pola penyakit ini seiring dengan peningkatan faktor risiko dan perubahan gaya hidup yang semakin modern. Kondisi ini berimplikasi pada meningkatnya angka morbiditas, mortalitas, dan beban ekonomi, sehingga diperlukan strategi surveilans faktor risiko berbasis masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian mix methode dengan mengunakan model ADDIE. Analysis (data kualitatif dan kuantitatif), design (membuat blue print), development (uji modul dengan para ahli/pakar), implementasi (pada tenaga kesehatan) dan evaluasi (menilai efektifitas model/modul). Pada penelitian kualitatif, informan berjumlah 37 orang yang terdiri dari pimpinan puskesmas 3 orang, tenaga kesehatan penyakit tidak menular 3 orang, kader 3 orang, masyarakat 24 orang, lurah 3 orang dan dari dinas kesehatan kota 1 orang. Untuk memeriksa keabsahan data, digunakan triangulasi. Pada penelitian kuantitatif, Sampel penelitian adalah 316 masyarakat usia produktif di kota Padang dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan mengunakan kuesioner yang sudah divalidasi. Analisis data secara univariat, bivariat (Chisquare) dan multivariat (regresi). Hasil: Hasil penelitian kualitatif bahwa pelaksanaan surveilans telah mencakup seluruh tahapan utama, dengan transformasi sistem dari manual ke digital (ASIK) serta meningkatnya partisipasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor. Pengolahan data menjadi lebih cepat, interpretasi hasil mulai dimanfaatkan untuk perencanaan program, dan diseminasi lintas sektor memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan. Tindak lanjut hasil surveilans telah dimanfaatkan untuk indikator SPM, penyuluhan, dan edukasi berbasis data. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa pengetahuan rendah dan sikap negatif berhubungan signifikan dengan perilaku berisiko: merokok (OR=3,64), kurang aktivitas fisik (OR=24,72), kurang konsumsi buah (OR=10,85), dan sayur (OR=43,12) dan konsumsi alkohol (OR=6,36). Faktor jenis kelamin laki-laki juga berpengaruh terhadap merokok (OR=48,68) dan konsumsi alkohol (OR=5,47). Hasil implementasi dan evaluasi menunjukan model surveilans faktor risiko berbasis masyarakat efektif dalam menemukan dan memberikan informasi faktor risiko serta terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p<0,05). Hal ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi kesehatan untuk mengubah perilaku berisiko pada kelompok usia produktif. Kesimpulan: Model surveilans faktor risiko PTM berbasis masyarakat terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan partisipasi masyarakat serta memperkuat pemberdayaan komunitas dan pengambilan keputusan berbasis bukti. Surveilans tidak hanya menghasilkan data epidemiologis, tetapi juga menjadi alat intervensi edukatif yang mendorong perubahan perilaku dan kolaborasi lintas sektor dalam pengendalian PTM di tingkat lokal.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. dr. Masrul, M.Sc, SpGK ; Prof. dr. Hardisman, M.HID, DrPH, FRSPH ; Dr. dr. Najirman, SpPD-KR, FINASIM |
| Uncontrolled Keywords: | Surveilans, Faktor Risiko, Pencegahan, Penyakit tidak menular, Usia produktif, Pengetahuan, Sikap |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S3 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S3 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 07:48 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 07:48 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517205 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]