Muhammad, Teguh. M (2025) Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Trombositopenia Pada Pasien Kanker Ovarium Stadium Lanjut yang Mendapatkan Kemoterapi Berbasis Platinum. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version Download (330kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (231kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka .pdf - Published Version Download (225kB) |
|
|
Text (BAB 7 Penutup)
BAB 7 Penutup .pdf - Published Version Download (168kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Skripsi Full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (15MB) | Request a copy |
Abstract
Kanker ovarium merupakan kanker ginekologi dengan mortalitas tinggi dan sering terdiagnosis pada stadium lanjut. Variasi indeks massa tubuh (IMT) sering ditemukan pada pasien kanker ovarium dapat memengaruhi toleransi terhadap kemoterapi, termasuk risiko trombositopenia sebagai efek samping dari kemoterapi berbasis platinum. Kekurangan nutrisi pada pasien IMT rendah dapat menghambat megakariositopoiesis, sehingga meningkatkan risiko trombositopenia. Pada pasien dengan IMT lebih, risiko juga dapat meningkat karena perhitungan dosis kemoterapi berbasis berat badan menyebabkan paparan obat dan toksisitas yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian trombositopenia pada pasien kanker ovarium stadium lanjut yang mendapatkan kemoterapi berbasis platinum. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan desain cohort retrospective. Penelitian ini dilakukan di instalasi rekam medis Rumah Sakit M. Djamil Padang menggunakan data rekam medis pasien kanker ovarium stadium lanjut pada tahun 2023-2024. Sampel penelitian berjumlah 66 pasien kanker ovarium stadium lanjut yang mendapatkan kemoterapi berbasis platinum. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square. Pada penelitian ini ditemukan bahwa paling banyak subjek berusia >50 tahun, memiliki riwayat multiparitas, terdiagnosis pada stadium III, dengan karboplatin merupakan regimen kemoterapi yang paling sering digunakan. Indeks massa tubuh dengan proporsi tertinggi adalah IMT kurang, diikuti oleh IMT normal. Trombositopenia terjadi pada 54,5% pasien. Berdasarkan hasil analisis statistik, didapatkan p = 0,080 (p value >0,05) artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan trombositopenia pada pasien kanker ovarium stadium lanjut yang mendapatkan kemoterapi berbasis platinum.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Syamel Muhammad, Sp. OG(K); Dra. Dian Pertiwi, MS |
| Uncontrolled Keywords: | Kanker Ovarium; Stadium Lanjut; Indeks Massa Tubuh; Kemoterapi Berbasis Platinum; Trombositopenia |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 07:30 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 07:30 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517174 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]